
Presiden Joko Widodo duduk di kursi sebelum menyampaikan pidato keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2025. (Sopian/ Pool Foto Parlemen)
JawaPos.com – Kursi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Dari tahta megah di masa lalu hingga desain modern yang ergonomis. Berikut sejarah dan tips memilih kursi yang tepat, serta cara merawatnya agar tetap nyaman.
Kursi adalah perabotan tempat duduk yang biasanya memiliki sandaran dan kaki. Digunakan di berbagai lingkungan, dari rumah hingga kantor. Kursi dirancang untuk memberikan kenyamanan dan dukungan saat duduk. Beragam desain dan materialnya memenuhi kebutuhan fungsional dan estetika.
Mengetahui sejarah kursi penting untuk memahami perkembangan desain dan fungsi tempat duduk. Sejarah ini mengungkap bagaimana kursi berevolusi dari simbol status menjadi perabotan ergonomis, membantu memilih kursi yang tepat dan menghargai nilai estetika serta kenyamanan.
Berikut sejarah kursi dari tahta kuno hingga solusi tempat duduk modern dikutip dari laman chairinstitute oleh JawaPos.com, Rabu (25/9):
1. Kursi Prasejarah
Sejarah kursi dimulai pada zaman prasejarah dengan tempat duduk sederhana terbuat dari batu atau kayu. Penggunaan objek ini membantu manusia purba bersantai setelah berburu, seperti batu datar yang dijadikan tempat duduk di sekitar api unggun.
2. Kursi Mesir Kuno (sekitar 3000 SM)
Di Mesir Kuno, kursi mulai mengalami perkembangan dengan hiasan yang menunjukkan status sosial. Firaun dan bangsawan menggunakan kursi berukir yang mewah, seperti kursi kayu dengan bantalan empuk, sebagai simbol kekuasaan mereka.
3. Desain Yunani dan Romawi (sekitar 500 SM - 400 M)
Kursi klasik seperti "klismos" menjadi populer di Yunani dan Romawi, terkenal karena bentuknya yang ergonomis. Desain ini sering digunakan dalam pertemuan sosial dan menggambarkan cita rasa seni, seperti kursi yang ada di forum-forum kota.
4. Kursi Abad Pertengahan (sekitar 500 - 1500 M)
Di Eropa pada abad pertengahan, kursi berfungsi sebagai simbol status dengan desain yang berukir. Kursi tinggi dan bangku sederhana menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mencerminkan perbedaan kelas di masyarakat feodal.
5. Inovasi Renaissance (sekitar 1400 - 1600 M)
Era Renaissance membawa perubahan signifikan dalam desain kursi dengan penggunaan bahan mewah dan teknik ukiran yang rumit. Contohnya, kursi "bergère" menjadi favorit di kalangan aristokrat, memperlihatkan keanggunan dalam setiap detailnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
