Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 November 2023 | 17.05 WIB

4 Pengaruh Warna Interior terhadap Psikologis Penghuni Ruangan

WARM TONE: Dominasi warna putih serta abu-abu muda pada interior dengan sentuhan tone cokelat di bagian railing dan tangga. - Image

WARM TONE: Dominasi warna putih serta abu-abu muda pada interior dengan sentuhan tone cokelat di bagian railing dan tangga.

JawaPos.com - Warna memiliki kekuatan luar biasa dalam memengaruhi suasana dan emosi seseorang ketika mendesain ruang interior. Penggunaan warna yang tepat dapat memberikan kesan lebih dalam untuk menciptakan ruang yang nyaman dan sesuai dengan kepribadian penghuninya.

Dalam mendesain ruang interior, si pemilik ruangan seringkali lebih fokus pada estetika dan fungsionalitas. Padahal, sebaiknya tidak melupakan aspek penting lainnya. Yaitu, pengaruh warna terhadap emosi dan kesejahteraan. Hal itu dikenal sebagai psikologi warna.

Dilansir Antara yang dikutip dari laman Hindustan Times pada Kamis (23/11), warna memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku dan emosi manusia, dan berperan penting dalam desain interior.

Presiden Nippon Paint India Mahesh Anand menuturkan dampak besar psikologi warna dalam desain interior.

1. Menciptakan suasana ramah

Pemilihan warna dalam ruang interior dapat menentukan nuansa dan suasana yang dirasakan sejak langkah pertama masuk. Warna-warna hangat seperti netral lembut, abu-abu hangat, dan nuansa alami seperti krem dan terakota dapat menciptakan suasana yang nyaman dan ramah.

Penelitian yang dilakukan Chebat dkk. (2001) menunjukkan, warna-warna hangat memiliki pengaruh positif pada evaluasi konsumen terhadap sebuah toko sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan durasi kunjungan.

2. Relaksasi dan ketenangan

Di kamar tidur dan ruang yang didedikasikan untuk relaksasi, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendorong ketenangan dan tidur nyenyak.

Warna-warna menenangkan seperti biru lembut, lavender, dan hijau pucat dikenal karena kemampuannya menciptakan efek menenangkan. Sebagai contoh, kamar dengan dominasi warna biru telah terbukti memiliki dampak signifikan dalam menurunkan tekanan darah dan detak jantung, serta meningkatkan tingkat relaksasi.

Baca Juga: Rumah Ijen Hunian Masa Pensiun: Satu Lantai, Minim Sekat, Interior Hadirkan Nostalgia

Lingkungan berwarna hijau cenderung meningkatkan proses pemulihan psikologis dan mengurangi tingkat stres. Sebaliknya, paparan warna kuning dapat meningkatkan dampak positif dan bahkan memacu tingkat gairah, yang dapat diukur melalui detak jantung dan tekanan darah.

3. Emosi dan ekspresi pribadi

Warna memiliki kekuatan luar biasa dalam membangkitkan emosi dan mencerminkan karakter individu. Warna-warna cerah seperti merah, oranye, atau ungu dapat menambah semangat untuk mendorong interaksi sosial dan kreativitas seseorang.

Penelitian Labrecque dan Milne (2012) mengemukakan, warna dapat menyampaikan ciri-ciri karakter dan memengaruhi respons emosional konsumen. Oleh karena itu, desainer interior dapat memanfaatkan kemampuan warna itu untuk menciptakan ruang yang mencerminkan kepribadian unik dan selera penghuninya.

4. Menciptakan persepsi spasial

Warna juga dapat berperan dalam mengubah persepsi ruang. Warna-warna terang seperti putih dan pastel dapat menciptakan ilusi kelapangan, membuat ruangan kecil terasa lebih besar. Di sisi lain, warna gelap dapat menambah kedalaman dan keintiman pada ruangan yang lebih besar, menciptakan suasana yang lebih nyaman dan intim.

Aspek menarik lainnya adalah bagaimana hal ini dapat memengaruhi persepsi terhadap waktu. Warna-warna hangat seperti merah dan oranye dapat membuat waktu terasa lebih singkat, sementara warna-warna sejuk seperti biru dan hijau dapat memperpanjang persepsi tentang waktu.

Fenomena menarik ini mengungkap cara halus warna membentuk pengalaman subjektif dan mengubah persepsi terhadap waktu. Selain itu, hal ini dapat memengaruhi persepsi kita tentang rasa.

"Penelitian menunjukkan bahwa warna makanan dan minuman dapat berdampak signifikan terhadap cara kita merasakan rasanya. Hubungan aneh antara persepsi warna dan rasa ini menyoroti interaksi kompleks indra kita dan menunjukkan pengaruhnya yang mendalam terhadap pengalaman indera kita," tambah Anand.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore