Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 September 2023 | 21.16 WIB

5 Tren Dekorasi yang Menyegarkan dan Menyenangkan Untuk Dicoba di Musim Panas

5 tren dekorasi yang akan populer di musim panas 2023, menurut desainer interior



JawaPos.Com - Musim kemarau dengan hawa panas di Indonesia bisa dibilang sudah tiba.

Bagi Anda yang malas keluar rumah dan ingin menghabiskan waktu dengan bersantai, tren dekorasi berikut ini wajib Anda coba.

Atau, Anda mungkin sedang berencana untuk merombak rumah agar terlihat lebih segar dan menyenangkan.

Jika iya, berikut 5 tren dekorasi yang akan populer di musim panas 2023, menurut desainer interior yang dilansir dari realsimple.com, Senin (25/9).

1. Quiet Luxury (Kemewahan)

Quiet Luxury atau kemewahan yang tenang adalah salah satu tren yang bisa kita lihat di mana-mana.

Menurut Katie Orr dari Humphrey Orr Interiors , ini akan menjadi trend yang abadi.

“Kemewahan yang tenang adalah tentang less is more—berinvestasi pada barang-barang yang abadi, canggih, namun bersahaja yang akan bertahan selama bertahun-tahun yang akan datang."

"Musim panas ini, kami pikir akan mulai melihat ruangan yang terasa lebih disempurnakan, dirancang dengan furnitur dalam siluet klasik dan dilapisi dengan kain netral dengan tekstur yang kaya.”

Baca Juga: Percantik Interior Rumah dengan Kanopi yang Didesain dengan Teknologi Laser Cutting

Jadi, silakan. Beli tempat tidur putih klasik dengan selimut ekstra lembut, pasang lantai herringbone, dan ubin kamar mandi Anda dengan marmer. Anda tidak akan menyesalinya.  

2. Moody Earth Tones (Warna Bumi)

“Kami melihat banyak warna bumi dan pastel mengambil alih sebagian besar tren cat dinding. Warna-warna seperti merah marun, terakota, coklat, hijau tanah, dan bahkan warna pink peach mulai banyak digunakan di rumah,” kata desainer interior Emma Beryl .

“Warna-warna ini tidak hanya muncul pada cat, namun juga terlihat pada kain pelapis. furniture, membuat sofa dan kursi terasa mewah dan nyaman pada saat bersamaan.”

Jika Anda ingin memasukkan lebih banyak warna tanah ke dalam rumah Anda, pertimbangkan untuk mengecat ulang dinding Anda atau memadukannya dengan bantal baru di tempat tidur atau sofa Anda.

3. Soft Light Fixtures (Perlengkapan Lembut)

Musim panas ini, Beryl memilih perlengkapan lampu lembut yang terbuat dari plester, kertas, dan rotan.

“Bukan berarti perunggu dan logam lainnya sudah ketinggalan zaman—mereka hanya diadaptasi untuk menambah kehangatan dan tekstur pada ruangan,” kata sang desainer.

“Perlengkapan lampu plester adalah pilihan yang baik bagi Anda yang ingin cahayanya menyatu dengan desain dan tidak terlalu menonjol."

Baca Juga: Raih Penghargaan Desain Interior di Asia Pacific Property Awards Lewat 'Dance in Diversity'

"Besi juga kembali populer karena menunjukkan ketidaksempurnaan dan terasa lebih alami. Ini menambah tekstur, serta dapat dengan mudah dipadukan dengan banyak kain dan hasil akhir yang berbeda.”

4. Ambiguous Shapes (Bentuk Tak Beraturan atau Ambigu)

Kami mulai melihat banyak dekorasi berbentuk ambigu tahun ini, salah satunya seperti cermin.

Namun sayangnya, ini hanya akan berlanjut di musim mendatang dengan bentuk yang tidak biasa dan dekorasi melengkung.

“Musim panas menjadi taman bermain yang sempurna untuk motif bunga untuk berbagi ruang dengan keeksentrikan modern dan unik dari setiap era,” kata desainer interior Bethanie Jean .

“Dengan memadukan desain lama atau lebih tradisional dengan karya pahatan yang funky, kami merancang rumah yang menawarkan pesona nyaman di samping lamunan futuristik. Saya di sini untuk itu.”

Baca Juga: Tiga Inspirasi Desain Interior Modern Minimalis Bergaya Jepang

5. Unique Textiles (Pola Unik)

Jean memperkirakan cetakan dan pola yang unik akan kembali populer di musim panas ini.

“Pelapis berbahan cetak mengalami kebangkitan besar-besaran, dan saya memperkirakan tren ini akan tumbuh seiring dengan permintaan."

"Kami masih menikmati puncak musim wallpaper secara umum dan cetakan musim panas ini dapat ditemukan bermekaran dengan objek tersembunyi yang misterius."

"Musim panas sangat cocok untuk inspirasi antropomorfik. Semuanya, mulai dari makhluk hutan licik di tengah damask tradisional hingga kupu-kupu psikedelik yang muncul dari kain chintz klasik,” terangnya.  

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore