
AT Residence
Hunian tropis kontemporer di kawasan Surabaya Barat ini memberikan pengalaman ruang yang unik lewat fasad asimetrisnya. Arsitek Samasta Studio merancang bangunan lantai 2 digeser 30 derajat.
LANTAI 2 yang dibuat menyerong 30 derajat itu tidak hanya menghasilkan visual yang beda. Tetapi, juga memiliki fungsi untuk menghindari layout massa yang terkesan besar dan berat (bulky). ”Massa bulky kami coak, kemudian diputar 30 derajat sehingga terbentuk ruangan-ruangan sesuai fungsi yang diinginkan,” terang arsitek Samasta Studio Lisa Agustin.
Keseluruhan dinding fasad menggunakan material conwood sebagai alternatif kayu alami, tapi lebih mudah dalam perawatan. Sementara itu, material kayu asli banyak diaplikasikan pada interior.
”Lantai foyer dan tangga itu dari kayu jati, lantai kamarnya menggunakan kayu kuku. Lalu, decking teras pakai bengkirai,” urainya. Sedangkan ceiling bukan kayu asli, melainkan conwood.
Penggabungan gaya tropis dan kontemporer pada AT Residence tak hanya diwujudkan lewat dominasi material motif kayu dan warna netral. Namun, juga penataan layout sebagai respons atas iklim tropis dengan menyediakan penghawaan serta pencahayaan alami. ”Sirkulasi udara dan pencahayaan alami selalu jadi pertimbangan utama kami dalam mendesain,” imbuh Lisa.
DOUBLE HIGH CEILING: Ruang keluarga mendapatkan aliran udara dan cahaya yang lebih lega berkat penerapan double high ceiling.
Karena itu, dipilihlah kaca yang luas sebagai sekat antara ruang keluarga dan teras belakang. Ceiling ruang keluarga juga dibuat double high supaya mendapatkan banyak cahaya matahari sekaligus terkesan lega. ”Cross ventilation akan memaksimalkan sirkulasi udara dalam ruangan,” tambahnya.
Sebagaimana rumah modern tropis yang cenderung open space, ruang keluarga, ruang makan, dan pantry AT Residence dijadikan satu area komunal. Ruang utama itu diapit dua taman. Yakni, taman doa dan taman belakang. ”Jadi, ketika pintu kaca living room dan dining room dibuka, kesan menyatu dengan alam luar akan langsung terasa,” kata Lisa.
Dari entrance foyer, tamu akan melewati taman doa terlebih dahulu sebelum memasuki ruang keluarga. Tampilannya semi terbuka. Namun, tetap diberi atap kaca sehingga tidak tampias saat hujan. Lantai 2 dikhususkan memuat master bedroom, dua kamar anak, dan area duduk. (lai/c7/nor)
---
HIGHLIGHT
DESAIN UNIK MATERIAL ALAM
AT Residence
Material alam juga diaplikasikan pada perabotan. Salah satunya, batang pohon asli sebagai penyangga meja makan yang menghadirkan suasana natural di area makan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
