Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Juni 2023 | 23.25 WIB

Diganggu Hacker, Layanan Microsoft 365 Sempat Terganggu

Microsoft konfirmasi layanan 365 sempat tumbang gara-gara ulah hacker. - Image

Microsoft konfirmasi layanan 365 sempat tumbang gara-gara ulah hacker.

JawaPos.com - Microsoft 365 mengalami serangan siber yang mengganggu layanannya pada 5 Juni 2023 lalu. Termasuk Outlook dan platform cloud-nya, layanan ini sempat dikeluhkan macet oleh para penggunanya.

Microsoft mengonfirmasi langsung bahwa hal itu adalah ulah para hacker atau peretas. Raksasa perangkat lunak ini mengalami serangan denial-of-service (DoS), yang merupakan jenis serangan dunia maya yang membanjiri jaringan atau server dengan lalu lintas agar tidak tersedia bagi pengguna.

Downdetector juga mencatat gangguan tersebut. Laporannya mengungkapkan bahwa Microsoft 365, termasuk Word dan Excel, tiba-tiba mengalami masalah downtime skala besar. Ia juga mengklaim bahwa setidaknya 15.000 layanan pengguna seperti email mati.

Selain itu, peristiwa tersebut berlangsung selama lebih dari dua jam dan keesokan paginya terjadi lagi secara singkat. Microsoft kini telah secara resmi mengkonfirmasi bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh serangan siber.

Perusahaan mengatakan bahwa pemadaman yang memengaruhi beberapa layanan perusahaan awal bulan ini disebabkan oleh serangan dunia maya. Namun, ia juga mengklaim tidak menemukan jejak data pengguna yang dicuri.

Microsoft juga mengatakan telah meluncurkan penyelidikan dan mulai melacak kampanye DDoS yang diluncurkan oleh aktor ancaman Storm-1359.
“Mulai awal Juni 2023, Microsoft telah mengamati lonjakan lalu lintas ke beberapa layanan, menyebabkan layanan untuk sementara tidak tersedia,” kata Microsoft menjelaskan di blog resminya.

Serangan dunia maya di Microsoft 365 adalah serangan DoS dan targetnya adalah platform cloud dan aplikasi email Outlook. Juga, serangan itu berdampak serius, dengan lebih dari 15.000 pemadaman.

Microsoft menyebut bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh serangan siber. Menurut laman Quartz, sebuah kelompok yang memiliki hubungan dengan Rusia, Anonymous Sudan mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Tidak mengherankan jika Microsoft 365 menjadi targetnya. Ini memiliki ratusan juta pengguna dan ini menjadikannya sasaran empuk bagi para penjahat siber.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore