
Fitur baru WhatsApp yang menghadirkan riwayat pesan grup. (Istimewa)
JawaPos.com - Platform perpesanan milik WhatsApp kembali menghadirkan pembaruan untuk pengguna grup.
Kali ini, aplikasi tersebut memperkenalkan fitur Riwayat Pesan Grup, yang memungkinkan anggota baru melihat rangkaian pesan terbaru tanpa perlu meminta rangkuman atau tangkapan layar dari anggota lain.
Fitur ini diklaim menjawab salah satu kebutuhan paling sering muncul dalam percakapan grup, yakni tentang bagaimana cara membuat anggota baru cepat memahami konteks obrolan yang sudah berjalan.
Dengan pembaruan ini, admin maupun anggota dapat memilih untuk membagikan pesan-pesan terbaru saat menambahkan orang baru ke dalam grup.
Saat seseorang ditambahkan ke grup, akan muncul opsi untuk mengirimkan riwayat percakapan terbaru, mulai dari 25 hingga maksimal 100 pesan terakhir.
Pesan-pesan tersebut akan tampil lengkap dengan cap waktu dan nama pengirim, serta dibedakan secara visual dari pesan biasa agar mudah dikenali.
Langkah ini membuat proses adaptasi anggota baru menjadi lebih praktis. Mereka tidak perlu lagi menelusuri percakapan secara manual atau meminta penjelasan ulang, sementara anggota lama tetap mengetahui pesan apa saja yang dibagikan.
WhatsApp juga menegaskan bahwa fitur Riwayat Pesan Grup tetap dilindungi enkripsi end-to-end, sama seperti pesan pribadi lainnya.
Artinya, hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi pesan, termasuk riwayat yang dibagikan.
Pengiriman riwayat pesan bersifat opsional. Admin grup memiliki kendali untuk menonaktifkan pengaturan ini jika diperlukan. Meski begitu, admin tetap dapat membagikan riwayat pesan kapan saja.
Sebagai bagian dari transparansi, seluruh anggota grup akan menerima pemberitahuan ketika riwayat pesan dibagikan ke anggota baru.
Fitur Riwayat Pesan Grup mulai digulirkan secara bertahap untuk pengguna di berbagai perangkat.
WhatsApp menyebut pembaruan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengalaman obrolan grup yang lebih efisien dan tetap menjaga privasi pengguna.
Dengan tambahan fitur ini, dinamika percakapan grup di WhatsApp diharapkan menjadi lebih rapi dan minim gangguan, terutama ketika ada anggota baru yang bergabung di tengah diskusi yang sudah berjalan.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
