Dari kiri: Kiri ke kanan: Komisaris Utama Gudang Kripto Daniel Darwin, Komisaris Arifin Eko Prasetyo, CEO Gede Buwana Mahartapa, COO Thiar Bramanthia, dan Secretary Corporate Katrin Rosely.
JawaPos.com - Data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) menyebut ada peningkatan investor kripto di Indonesia pada November 2023. Naik 10,27 persen dari periode sebelumnya menjadi 18,25 juta investor kripto. Jumlah itu menjadikan Indonesia menjadi terbesar nomor tujuh di dunia.
Peningkatan itu direspons PT Gudang Kripto Indonesia dalam memperkuat ekosistem keuangan digital di Indonesia. Pada Rabu (10/1), mereka meluncurkan aplikasi pertukaran aset kripto bernama GudangKripto di Ballroom Hotel JHL Solitaire lantai 16, Gading Serpong.
Aplikasi itu diklaim ramah pengguna termasuk pemula. Tak hanya trading crypto, tetapi jadi medium edukasi dan informasi tentang seluk beluk dunia kripto lalu menjadi mengerti cara menganalisa grafik pergerakan nilai aset kripto.
Untuk menunjukkan keseriusaannya menggarap ekosistem keuangan digital, Gudang Kripto juga meluncurkan token GIDR (Gold IDR) atau Gudang Kripto IDR. Setiap deposit di GudangKripto maka akan dikonversi menjadi Token GIDR.
GIDR merupakan inovasi hasil pengembangan GudangKripto dengan menggandeng PT Pegadaian. Pemegang GIDR akan menikmati keuntungan unik dari konversi langsung senilai harga emas asli. Ketika saldo deposit pengguna telah terkumpul senilai satu gram emas, maka seketika pula dapat ditukarkan dengan emas sungguhan.
“GIDR merupakan pintu gerbang menuju masa depan keuangan sekaligus menjadi jembatan mulus antara mata uang konvensional dan digital. GudangKripto memberikan edukasi kepada masyarakat untuk berinvestasi dalam bentuk emas, sebagai jembatan untuk investasi di aset kripto. GudangKripto meyakini nilai investasi emas terus berkembang di era ekonomi digital. Maka momentum Grand Launching GudangKripto ini menjadi komitmen tegas dalam rangka mendefinisikan ulang lanskap keuangan digital di Indonesia,” kata CEO GudangKripto Gede Buwana Mahartapa dalam keterangan persnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, GudangKripto menjamin mekanisme transaksi mengutamakan kepatuhan terhadap regulasi BAPPEBTI. Tujuannya, supaya pengguna aplikasi merasa aman dan nyaman serta mendapat kepastian investasi keuntungan sesuai dengan harga aset dan dapat dipertanggungjawabkan.
Saat ini, Buwana menyebut sudah terdaftar lebih dari 1.500 pengguna apikasi GudangKripto dengan total transaksi harian sebanyak Rp 1 miliar. Selain itu, tersaji lebih dari 50 aset kripto terdaftar sehingga memudahkan pengguna mencari alternatif pilihan.
"GudangKripto, telah terdaftar di BAPPEBTI Nomor: 013/BAPPEBTI/CP-AK/4/2022. Kami sangat mengutamakan kepatuhan sesuai regulasi-regulasi BAPPEBTI. Salah satunya dalam mekanisme penerimaan member secara online, dengan melaluii proses KYC (Standard, DueDiligence, Enhanced DueDiligence) serta melalui proses KYC dengan bekerjasama dengan pihak ketiga yang telah diakui dan memiliki sertifikasi dari pemerintah,'' imbuhnya.
"GudangKripto tak hanya meluncurkan produk, melainkan pula sebuah gerakan untuk mengevolusi cara orang memandang dan berinteraksi dengan keangan digital. Token GIDR menjadi perlambang komitmen GudangKripto untuk membuat pemberdayaan keuangan menjadi kenyataan untuk semua orang. GudangKripto terus mendukung kemajuan teknologi, perlindungan terhadap konsumen, serta perkembangan ekosistem kripto di Tanah Air,” kata COO GudangKripto Thiar Brahmanthia.
GudangKripto telah mendapatkan sertifikat dari Kementrian Kominfo melalui pendaftaran pada Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Hal ini menjadi penting untuk masyarakat luas berniat menjadi member dalam transaksi GudangKripto, untuk memastikan bahwa aset tersebut diyakini memiliki keamanan data serta alur proses deposit aman serta terpercaya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
