Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2023 | 14.50 WIB

Mulai Tahun Depan, Lagu di Spotify Harus Setidaknya Telah Diputar 1000 Kali untuk Bisa Menghasilkan Uang

ilustrasi spotify / sumber: theverge.com - Image

ilustrasi spotify / sumber: theverge.com

JawaPos.com – Platform musik Spotify dikabarkan akan mengalami beberapa perubahan besar dalam regulasinya pada kuartal awal tahun depan.

Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah pemberlakuan royalti bagi setiap lagu dalam platform.

Untuk bisa menghasilkan uang, sebuah lagu memiliki ambang batas minimum streaming tahunan, yakni mencapai 1.000 kali diputar.

Dilansir dari music business worldwide (MBW), langkah tersebut dirancang untuk mendemonetisasi populasi lagu-lagu yang saat ini hanya menghasilkan pendapatan kurang dari lima sen dalam satu bulan.

Di Amerika, royalti untuk musik rekaman sebesar lima sen di Spotify dapat dihasilkan dari sekitar 200 kali pemutaran.

Spotify pun telah mengatakan hal ini kepada para pelaku industrinya, bahwa mereka mengharapkan batas minimum tahunan 1.000 kali streaming yang baru akan merelokasi puluhan juta dolar per tahun.

Di tahun 2024, Spotify memperkirakan hal ini akan menghasilkan 40 juta dolar yang sebelumnya dibayarkan untuk lagu-lagu yang memiliki kurang dari 1.000 streaming ke lagu-lagu yang memiliki lebih dari 1.000 streaming.

Kebijakan baru Spotify ini ternyata tidak mendapat sambutan baik dari banyak pihak.

Terlebih, para pemusik indie yang sulit untuk mencapai target 1.000 kali pemutaran.

“Kita berbicara tentang lagu-lagu yang royaltinya tidak mencapai tingkat minimum tersebut, sehingga pembayaran royalti Spotify tidak masuk pada rekening bank mereka” ujar salah satu kritikus.

MBW kemudian secara khusus membuka forum diskusi untuk membahas persoalan ini.

Pihaknya mengundang salah satu CEO dari Believe- induk dari TuneCore yang merupakan perusahaan distribusi musik audio digital bagi musisi independen.

Forum podcast tersebut berjudul ‘Talking Garbage: How can Spotify and c. sort the dregs of the music business from the hidden treasure?’.

Pada podcast tersebut, CEO Believe tidak menyetujui atas gagasan target 1.000 kali pemutaran pada layanan streaming musik manapun.

Menurutnya, selain merugikan beberapa pihak, hal tersebut hanya akan memadamkan semangat para musisi pemula yang mungkin saja sangat berbakat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore