Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Oktober 2023 | 10.30 WIB

Identifikasi Konten AI, Adobe Luncurkan Fitur dan Logo Baru

Perusahaan perangkat lunak kreatif desain, Adobe. (Sumber: Adobe) - Image

Perusahaan perangkat lunak kreatif desain, Adobe. (Sumber: Adobe)

JawaPos.com - Adobe telah meluncurkan Logo baru untuk mengidentifikasi gambar dan konten yang dibuat atau diedit menggunakan alat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Perusahaan berkolaborasi dengan banyak mitra seperti BBC, Microsoft, Nikon, dan Truepic untuk mengembangkan solusi yang disebut Kredensial Konten.

Adobe menggunakan solusi ini untuk menambahkan data tentang sumber file gambar, video, atau PDF ke metadata. Ini akan menunjukkan apakah algoritma AI digunakan dalam proses pembuatan atau pengeditan file data.

Data yang relevan akan secara otomatis ditambahkan ke Adobe Photoshop dan Premiere. Microsoft juga berencana memberikan dukungan di Bing Image Creator. Saat aplikasi atau browser (diimplementasikan menggunakan JavaScript) yang mendukung fitur ini menampilkan konten, LOGO berupa huruf kecil “cr” akan muncul di pojok kanan atas gambar.

Setelah pengguna mengkliknya, sebuah popup muncul dengan informasi tentang gambar tersebut. Pengguna juga dapat mengunggah file yang dimaksud ke situs web khusus, di mana metadata yang diperlukan akan muncul.

Adobe bukan satu-satunya perusahaan yang menepati janjinya untuk menawarkan penandaan konten bertenaga AI. Google sebelumnya telah meluncurkan solusinya sendiri yang disebut SynthID. Baru-baru ini, para ilmuwan Amerika membantah keefektifan metode ini, dengan alasan bahwa memalsukan metadata tidak akan sulit.

Kredensial Konten adalah fitur baru yang digunakan Adobe untuk memastikan orang mengetahui apakah suatu konten berasal dari manusia atau AI. Jika pengguna membuat beberapa perubahan pada gambar asli menggunakan AI, fitur ini akan mendeteksinya.

Ini memainkan peran penting dalam memastikan transparansi konten dan data. Kredensial Konten memberikan “label nutrisi” untuk konten digital dan merupakan cara untuk memverifikasi bagaimana suatu konten dibuat dan dimodifikasi.

Seperti sudah disinggung di atas, solusi ini dirilis Adobe bersama para mitranya merupakan respons atas perkembangan teknologi terkini yakni AI. Kemampuan AI mengolah foto kerap membuat orang terkecoh dan gagal membedakan yang asli dan yang palsu.

Hal ini menjadi ketakutan tersendiri bagi banyak orang. Juga, ini merupakan salah satu dampak buruk dari hadirnya teknologi AI yang saat ini banyak digunakan dalam bidang kreatif berupa karya foto dan gambar.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore