Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Oktober 2023 | 16.51 WIB

Adobe Kenalkan AI Push untuk Jawab Perkembangan AI Berbasis Foto dan Gambar

Perusahaan perangkat lunak kreatif desain, Adobe. (Sumber: Adobe) - Image

Perusahaan perangkat lunak kreatif desain, Adobe. (Sumber: Adobe)

JawaPos.com - Adobe pada Selasa (10/10) mengatakan pihaknya meluncurkan teknologi penghasil gambar baru yang dapat mengambil inspirasi dari gambar yang diunggah dan menyesuaikan gayanya, dalam upaya terbarunya untuk bersaing dengan start-up yang menyamai bisnis intinya.

Teknologi penghasil gambar dari perusahaan seperti Mijourney dan Stable Diffusion telah mengancam basis pelanggan profesional kreatif Adobe yang menggunakan alat-alatnya seperti Photoshop.

Perusahaan yang bermarkas di San Jose, California ini menanggapinya secara agresif dengan mengembangkan versi teknologinya sendiri dan memasukkannya ke dalam program perangkat lunaknya.

Adobe, yang telah berjanji kepada pelanggannya bahwa gambar yang dihasilkan akan aman dari tuntutan hukum, mengatakan bahwa para pelanggan telah menggunakan alat tersebut untuk menghasilkan tiga miliar gambar, satu miliar di antaranya dalam sebulan terakhir.

Alat generasi baru yang diumumkan pada Selasa (10/10) akan menyertakan fitur yang disebut 'Generative Match'.

Seperti perangkat lunak Adobe sebelumnya, ini memungkinkan pengguna menghasilkan gambar dari beberapa kata teks.

Tapi itu juga akan memungkinkan pengguna untuk mengunggah sedikitnya 10 hingga 20 gambar untuk digunakan sebagai dasar gambar yang dihasilkan.

Ely Greenfield, chief technology officer Adobe untuk media digital, mengatakan perusahaannya bertujuan untuk memungkinkan merek-merek besar mengunggah beberapa foto suatu produk atau karakter.

Kemudian menggunakan teknologi generatif untuk secara otomatis membuat ratusan atau ribuan gambar untuk berbagai kebutuhan seperti situs web, kampanye media sosial, dan iklan cetak.

"Sampai beberapa bulan lalu, proses mendapatkan semua foto tersebut masih sangat manual, tidak hanya untuk mengambil foto, tapi kemudian memprosesnya," kata Greenfield dilansir dari Reuters.

"Sejumlah fotografi akan berpindah ke fotografi virtual, di mana Anda menghasilkan dari awal. Namun sebagian besar juga akan berubah, Anda melakukan sejumlah fotografi tradisional atau karya kreatif tradisional, dan kemudian Anda melakukan sejumlah hal menggunakan teknologi generatif ini."

Adobe juga meluncurkan alat yang menghasilkan grafik vektor, yang dapat dengan mudah diubah ukurannya dan biasanya digunakan untuk logo dan label produk, serta alat untuk menghasilkan format untuk brosur dan item lainnya.

Greenfield juga menyampaikan bahwa harga tidak akan berubah dari kenaikan sebelumnya yang diumumkan pada September.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore