Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 April 2020 | 17.27 WIB

Menkominfo Jamin Keamanan PeduliLindungi

Menkominfo Johnny G. Plate menyampaikan paparannya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Rapat kerja membahas rencana kerja Kementerian Kominfo tahun anggaran 2020 serta pembahasan isu-is - Image

Menkominfo Johnny G. Plate menyampaikan paparannya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Rapat kerja membahas rencana kerja Kementerian Kominfo tahun anggaran 2020 serta pembahasan isu-is

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuat aplikasi PeduliLindungi untuk mengetahui titik persebaran Covid-19 di seluruh Indonesia. Aplikasi itu diyakini mampu membantu mengurangi potensi penularan karena pengguna bisa mengetahui pergerakan pasien yang telah dinyatakan positif, ODP, PDP, sampai OTG.

Namun, muncul kekhawatiran aplikasi tersebut disalahgunakan karena bisa melacak kontak dan nomor telepon. Aplikasi itu juga disebut boros baterai karena pengguna harus selalu mengaktifkan bluetooth dan GPS.

Soal keamanan, Menkominfo Johnny G. Plate memberikan jaminan atas data dan privasi pengguna. ”Kami telah menerbitkan SK Menkominfo 171/2020 yang menetapkan PeduliLindungi sebagai aplikasi penyelenggaraan tracing, tracking, fencing,” kata Johnny kemarin (18/4).

Dalam SK Menkominfo 171, telah diberlakukan aturan bahwa pihak aplikasi dan pihak terkait yang memanfaatkan nomor telepon sebagai contact tracing wajib menghapus data-data tersebut jika nanti status darurat kesehatan berakhir.

Untuk permulaan, Johnny meminta para ASN, personel TNI-Polri, serta pegawai BUMN dan anak perusahaannya untuk menjadi pelopor dalam pengunduhan aplikasi tersebut di perangkat masing-masing. ’’Selain itu, saya mengajak seluruh pesohor dan selebriti untuk meminta pengikut dan penggemarnya mengunduh aplikasi ini,” katanya.

Dirilis 8 April lalu, saat ini aplikasi PeduliLindungi diunduh sekitar 1,9 juta pengguna ponsel. Jumlah itu masih sangat sedikit karena berdasar data Kemenkominfo, ada sekitar 100 juta ponsel di seluruh Indonesia. Semakin banyak yang mengunduh, semakin tinggi pula tingkat akurasi deteksi persebaran korona di Indonesia.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=YDEq8Nc1DBw

 

https://www.youtube.com/watch?v=SSQMJKZ-r8M

 

https://www.youtube.com/watch?v=UQM2Akg2rs0

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore