Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 April 2020 | 16.51 WIB

Bisa Masuk App Store, PeduliLindungi Dinilai Baik Secara Security

Ilustrasi: Aplikasi PeduliLindungi kini tersedia di Apple Play Store.  (Rian/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi: Aplikasi PeduliLindungi kini tersedia di Apple Play Store. (Rian/JawaPos.com)

JawaPos.com - Inisiatif pemerintah meluncurkan aplikasi PeduliLindungi guna menekan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) dinilai sangat bermanfaat agar masyarakat saling melindungi.  Aplikasi PeduliLindungi sendiri memiliki fitur aplikasi tracking yang dapat mendeteksi pergerakan terpapar Covid-19 selama 14 hari ke belakang.

Berdasarkan hasil tracking dan tracing, masyarakat akan menerima warning untuk segera menjalankan protokol kesehatan apabila di sekitarnya terdapat pasien positif Covid-19. Aplikasi ini dapat bermanfaat secara maksimal karena terhubung dengan seluruh operator seluler di Indonesia.Aplikasi serupa dengan mekanisme yang sama juga sudah digunakan secara efektif di negara lain. Seperti di negara tetangga Singapura yang dinilai berhasil membantu mengendalikan penyebaran Covid-19 di negara tersebut.

"Secara fungsional aplikasi PeduliLindungi bermanfaat bagi mereka yang terpaksa keluar rumah dan bertemu orang lain atau menggunakan fasilitas umum memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi dinilai bermanfaat karena bisa memberikan deteksi daerah zona merah dan menginformasikan jika ternyata dalam interaksi dengan orang lain yang terpapar virus," ungkap Sekretaris Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Satriyo Wibowo di Jakarta, Jumat (17/4).

Ditambahkannya, untuk sisi keamanan aplikasi juga ada jaminan karena banyak pihak terlibat terutama dari pemerintah dan ada juga dukungan dari operator seperti Telkom. "Hal yang pasti developer dan server di Telkom, jadi datanya (disimpan) lokal. Saran saya ditingkatkan User Experience (UX) lebih friendly dengan feedback langsung terlihat nyata di halaman awal," sarannya.

Secara terpisah, Praktisi Keamanan Siber Mochammad James Falahuddin menyatakan kalau dari sisi keamanan, aplikasi PeduliLindungi sudah berhasil lolos masuk App Store. Dengan demikian, secara security, aplikasi tersebut dinilai sudah baik.

"Masuk App Store itu tandanya untuk isu security sudah baik. Apple itu tak sembarangan review keamanan aplikasi bagi penggunanya. Mereka tak mandang jabatan atau instansi yang nenteng," katanya.

Dikatakannya, untuk bisa published di App Store, setiap aplikasi, apalagi yang mengeksploitasi fungsi location dan Bluetooth, pasti akan di scrutinize oleh Team Verifikasi Apple secara detail. Ini untuk memastikan aplikasi tidak melakukan abuse terhadap dua fungsi itu yang bisa berakibat terhadap kebocoran data pengguna.

Proses verifikasi di App Store sendiri bisa berlangsung cukup lama, sebelum satu aplikasi lolos untuk di-publish.  "Jadi, harusnya kekhawatiran terhadap penyalahgunaan fitur di aplikasi PeduliLindungi ini bisa diminimalisir selama kita menginstall dari jalur yang benar, yakni Play store dan App Store," katanya.

James yang mengantongi Certified Chief Information Security Officer (CCISO) mengatakan, memang benar kalau aplikasi mobile. Terutama android apps yang didistribusikan di luar platform resmi (Playstore) dalam bentuk file *.apk perlu diwaspadai, karena aplikasi tersebut pasti belum melalui Quality Control dari platformnya.

"Tapi dalam kasus PeduliLindungi ini yang sekarang sudah resmi di publish di official store, tidak hanya untuk Android (Play store) tapi juga sudah available untuk Apple iOS (App Store) harusnya terjamin dari sisi keamanannya. Masyarakat tak usah takut. Aplikasi sejenis ini kan digunakan juga di Tiongkok dan Singapura," tutupnya.

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sendiri sebelumnya telah membantah informasi hoaks terkait aplikasi Peduli Lindungi yang dianggap membahayakan penggunanya.

"Kami pastikan bahwa berita itu tidak benar karena aplikasi PeduliLindungi saat ini sudah dapat diunduh melalui App Store dan Play Store untuk versi iOS dan Android dan tidak melalui APK sehingga sangat secure dari phising dan malware," tulis Kominfo melalui Siaran Pers NO. 57/HM/KOMINFO/04/2020 yang dikeluarkan pada Jumat, (17/4) lalu.

Saat ini tidak kurang 1 juta pengguna telah meng-install PeduliLindungi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Aplikasi PeduliLindungi pun telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kominfo No. 171 Tahun 2020.

Diharapkan semua masyarakat dapat menggunakan aplikasi PeduliLIndungi karena ini ditujukan untuk kepentingan masyarakat agar saling melindungi. Masyarakat diimbau untuk menjadi pengguna aplikasi PeduliLindungi. Karena semakin banyak yang meng-install maka semakin masif upaya kita memutus mata rantai Covid-19 dengan harapan kondisi dapat segera kembali normal.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=YDEq8Nc1DBw

 

https://www.youtube.com/watch?v=SSQMJKZ-r8M

 

https://www.youtube.com/watch?v=UQM2Akg2rs0

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore