Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Maret 2017 | 15.08 WIB

Perjuangan Dan Stevens Menjadi Beast Berbuah Manis

KOSTUM BERAT: Dan Stevens (insert), Stevens saat menjadi Beast. - Image

KOSTUM BERAT: Dan Stevens (insert), Stevens saat menjadi Beast.

JawaPos.com -  Perjalanan Beauty and the Beast (BatB) menuju pemasukan USD 1 miliar (Rp 13,3 triliun) semakin dekat. Pekan ini, film yang disutradarai Bill Condon itu telah mengumpulkan USD 731,5 juta (Rp 9,7 triliun). Beauty and the Beast juga tercatat memuncaki box office Amerika Utara selama dua minggu berturut-turut.


Hasil tersebut tentu memuaskan buat Disney, tim produksi, sekaligus para cast. Termasuk si pemeran Beast, Dan Stevens, 34. ’’Beauty and the Beast adalah hal terbesar yang pernah saya lakukan. Selain membesarkan dua anak saya ini, tentunya,’’ tuturnya.


Pencapaian tersebut seakan menjadi bayaran setimpal buat kerja keras aktor berkebangsaan Inggris itu. Selama syuting, dia harus mengenakan baju berotot berbahan lycra plus egrang besi setinggi 25 cm agar tampak menjulang.


Meski kostumnya dilengkapi dengan sistem pendingin, tetap saja, hal itu membuat energinya terkuras. Dia juga sempat mengalami kesulitan bicara akibat tambahan prostetik di area mulut yang bertujuan memunculkan suara khas Beast. Stevens dikenal selalu total memerankan karakternya. ’’Saya butuh makan malam setidaknya empat porsi biar tenaga pulih,’’ candanya.


Selama pengambilan gambar, dia direkam setidaknya 27 kamera di tiap scene untuk kepentingan CGI. ’’Peran itu benar-benar menuntut pendalaman tokoh, mulai kepribadian sampai menampilkan mimik dan gestur makhluk raksasa,’’ imbuh Stevens.


Berperan sebagai Beast, Stevens tak hanya berakting, tapi juga harus menyanyi. Lagu Evermore dilantunkan dengan begitu syahdu. Terasa betul derita hati yang dirasakan. Stevens mengaku, saat remaja muda dulu, pernah menyanyi.


Tapi, di usia 20 tahunan dia berhenti sampai kemudian diminta berlatih untuk BatB itu. ’’Saya dilatih seorang perempuan brilian dari Royal Academy of Music, Ann-Marie Speed. Dia sangat fantastis,’’ katanya kepada EW. ’’Ini sangat menantang saya untuk melakukan hal-hal yang belum pernah saya lakukan. Tapi, itu menyenangkan,’’ imbuhnya.


Saat menerima peran itu, Condon mengatakan bahwa Stevens akan menyanyikan sebuah lagu baru. ’’Katanya, mereka juga belum tahu lagunya akan seperti apa,’’ cerita Stevens kepada Los Angeles Times.


’’Saya bilang, ok, itu akan menjadi hebat,’’ imbuhnya. Meski begitu, Stevens menyebut berakting tetap jauh lebih mudah daripada menyanyi.


Perjuangan peran Stevens tidak berhenti di BatB saja. Dia juga berlakon dalam Legion, serial TV yang merupakan adaptasi komik Marvel. Di serial yang tayang di FX tersebut, dia memerankan David Haller, seorang mutan yang memiliki gangguan mental. ’’Andaikan makanan, David adalah peran yang lezat,’’ ucapnya sebagaimana dikutip Fox News.


Stevens menyatakan sangat berhati-hati dalam menyiapkan peran Haller. Sebab, dia tidak ingin perannya terlihat palsu atau berlebihan. ’’Saya membaca beragam materi tentang kelainan mental dan ngobrol dengan orang-orang yang hidup dengan gangguan kejiwaan, khususnya skizofrenia,’’ ungkapnya.


Totalitasnya dalam menyiapkan sosok Haller itu diapresiasi kritikus. Selama delapan episode Legion, yang baru berakhir pada Rabu (29/3), karakternya menjadi favorit fans. ’’Sosoknya sebagai seorang yang bergelut mengalahkan gangguan mentalnya benar-benar terlihat,’’ tulis kritikus Fox News Stephanie Nolasco. (fam/nor/c19/ayi)

Editor: Dwi Shintia
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore