Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Februari 2017 | 14.53 WIB

Potensi Lahan Besar, Banten Berpeluang Swasembada Jagung 

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Provinsi Banten adalah satu dearah yang memiliki potensi pengembangan pertanian yang sangat baik. Dengan kondisi geografis lahan pertanian yang sangat luas, provinsi yang berdiri tahun 2000 itu berpeluang menjadi lumbung Jagung nasional.


Merujuk hasil survei Dinas Pertanian Provinsi Banten, tahun 2015 Kebutuhan jagung untuk industri di Kabupaten Serang saja pertahunnya mencapai 1.244.940 juta ton pertahun.


Jumlah tersebut pemenuhannya masih dilakukan oleh produsen jagung di Luar Banten, bahkan sebagian lainnya masih dicukupi dari impor.Dijelaskan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauhid, peluang Banten untuk memenuhi kebutuhan daerah masih sangat terbuka.


Dari kebutuhan jagung 3500 ton perhari, Produksi jagung daerah pertahunnya hanya mampu menghasilkan  19 ribu ton pertahun.


"Produksi jagung kita (Provinsi Banten-red) pertahun hanya 3500 ton saja sementara kebutuhan jagung di provinsi Banten  mencapai 1 juta lebih pertahunnya," ujar Agus M Tauhid, di Pandeglang, Kamis (9/2).


Sementara itu disisi lain, lahan pertanian di Provinsi Banten sangat luas, sekitar 700 ribu hektar lebih lahan sawah dan tegalan tersedia untuk dimanfaatkan memproduksi jagung.


"Jika 20 ribu hektar saja yang dimanfaatkan, sebanyak 100 ribu ton jagung bisa kita hasilkan, dan ini yang akan kita coba tahun ini," imbuhnya.


Dilain sisi, Kabupaten Pandeglang memiliki lahan pertanian terluas yang mencapai 58,61 persen dari total lahan pertanian yang dimiliki Provinsi Banten. Daerah ini rencananya akan diprioritaskan untuk menjadi lumbung jagung daerah.


Bupati Pandeglang Irna Narulita menyambut baik dengan upaya Pemerintah Pusat dalam swaswmbada pangan terutama dari Kementerian Pertanian. Namun saat ini, diakui Irna, pemerintah daerah belum bisa berbuat banyak meskipun dengan potensi lahan pertanian yang sangat melimpah di Kabupaten Pandeglang.


Kurangnya Sumber Daya Manusia. (SDM) di bidang pertanian membuat lahan yang dimiliki belum bisa memaksimalkan produksi tanaman pangan terutama jagung.


"Kita perlu pemuda yang juga mau turun ke sawah," ujar Irna disela acara pelantikan pengurus Gerkan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Provinsi Banten, di Pendopo Bupati Pandeglang, Kamis (9/2).


Namun dirinya optimis Pandeglang bisa memproduksi jagung dengan skala besar, mengingat bantuan yang akn dikucurkan pemprov Banten dan Kementruan Pertanian."Kita optimis pandeglang jdi lumbung jagung Banten dan Nasional," tukasnya.(mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore