Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Juni 2018 | 17.52 WIB

Gagal di Turki Tidak Jadi Masalah

Pelatih Kepala panahan Indonesia Denny Trisjanto - Image

Pelatih Kepala panahan Indonesia Denny Trisjanto

JawaPos.com - Pelatih Kepala panahan Indonesia Denny Trisjanto menuturkan bahwa kegagalan para atletnya di Archery World Cup 2018 yang dihelat di Turki pada 20-27 Mei lalu bukan masalah besar. Meski pulang dengan tangan kosong, Denny melihat bahwa Riau Ega dan kawan-kawannya memperoleh pengalaman dan peningkatan performa.


Untuk diketahui, Indonesia gagal membawa pulang medali di Archery World Cup 2018. Duet mix recurve Riau Ega dan Diananda Choirunisa yang diharapkan mampu meraih medali justru kandas di perempat final oleh tim tuan rumah. 


"Jadi di Turki kemarin skor anak-anak memang meningkat, tapi nggak dapat medali. Tapi tidak masalah, yang terpenting progresnya ada. Ini jadi titik baru untuk dikembangkan terus sampai Asian Games 2018 nanti," ujar Denny.


Denny menilai, pengalaman di Turki kemarin juga menambah jam terbang anak-anak didiknya, khususnya karena harus bertanding di venue dengan angin yang kencang.


"Kalau bicara kendala di sana, memang kami kurang lama latihan disana. Venue-nya di pinggir pantai, sehingga anginnya kencang. Ini yang membuat anak panah sulit mengenai target yang sudah dibidik. Tentu tetap akan ada evaluasi," katanya. (ISA)

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore