Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Februari 2017 | 22.32 WIB

Sabuk Hitam Kehormatan untuk Wali Kota Banjarmasin

Wali kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mendapat penghargaan pemasangan sabuk hitam kehormatan. - Image

Wali kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mendapat penghargaan pemasangan sabuk hitam kehormatan.

JawaPos.com - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mendapatkan apresiasi tinggi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kalsel. Penganugerahan tersebut berupa pemasangan sabuk hitam kehormatan. 


Pemasangan sabuk hitam kehormatan kepada Ibnu Sina dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Forki Kalsel, Marudut Tampubolon dalam seremoni pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Wali Kota Banjarmasin Cup III 2017 di GOR Hassanudin HM, kemarin (2/2). 


Menurut Marudut, Ibnu Sina layak menyandang sabuk hitam kehormatan tersebut lantaran memiliki kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan olahraga karate di Kalsel. 


“Beliau selain sebagai Kepala Daerah, juga merupakan tokoh olahraga karate yang harus dihormati. Di tengah-tengah kesibukan beliau mengelola Kota Banjarmasin, Pak wali kota masih menyempatkan diri untuk membantu meningkatkan perkembangan olahraga karate di Kalsel,” ungkap Marudut. 


Marudut menambahkan kepedulian Ibnu Sina ini diharapkan bisa diteladani oleh pihak-pihak lain, terutama para Kepala Daerah di seluruh Kalsel. “Dengan adanya kepedulian yang tinggi dari Kepala Daerah, saya yakin olahraga karate di Kalsel bakal semakin maju. Bahkan, tak menutup kemungkinan bisa meraih prestasi terbaik di level nasional maupun internasional,” ujarnya. 


Sementara itu, Wali kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengakui terkesan dengan antusiasme para karateka Kalsel dalam Kejurprov kali ini. “Kalsel ternyata banyak punya bibit atlet karate yang berpotensi berprestasi. Diharapkan, melalui ajang Kejurprov ini, kemampuan para karateka Kalsel semakin terasah,” ujarnya. 


Di sisi lain, panitia pelaksana Kejurprov Karate Walikota Banjarmasin Cup III 2017, Abdurrahman menuturkan ajang ini diikuti oleh sedikitnya 615 karateka se-Kalsel. “Kelas yang dipertandingkan lengkap, yakni kumite mulai kelas minus 25 kilogram hingga kelas bebas 85 kilogram ke atas. Kategori peserta mulai dari pemula, pra pemula, kadet, junior, dan senior,” sebutnya. 


Dikatakan pria yang akrab disapa Rahman ini, dua hari sebelumnya Forki Kalsel juga mengadakan pelatihan wasit juri karate tingkat daerah. “Para peserta pelatihan wasit juri tersebut langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dalam Kejurprov ini,” tandasnya. (oza/ira/JPG)

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore