
Wali kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mendapat penghargaan pemasangan sabuk hitam kehormatan.
JawaPos.com - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mendapatkan apresiasi tinggi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kalsel. Penganugerahan tersebut berupa pemasangan sabuk hitam kehormatan.
Pemasangan sabuk hitam kehormatan kepada Ibnu Sina dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Forki Kalsel, Marudut Tampubolon dalam seremoni pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Wali Kota Banjarmasin Cup III 2017 di GOR Hassanudin HM, kemarin (2/2).
Menurut Marudut, Ibnu Sina layak menyandang sabuk hitam kehormatan tersebut lantaran memiliki kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan olahraga karate di Kalsel.
“Beliau selain sebagai Kepala Daerah, juga merupakan tokoh olahraga karate yang harus dihormati. Di tengah-tengah kesibukan beliau mengelola Kota Banjarmasin, Pak wali kota masih menyempatkan diri untuk membantu meningkatkan perkembangan olahraga karate di Kalsel,” ungkap Marudut.
Marudut menambahkan kepedulian Ibnu Sina ini diharapkan bisa diteladani oleh pihak-pihak lain, terutama para Kepala Daerah di seluruh Kalsel. “Dengan adanya kepedulian yang tinggi dari Kepala Daerah, saya yakin olahraga karate di Kalsel bakal semakin maju. Bahkan, tak menutup kemungkinan bisa meraih prestasi terbaik di level nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Wali kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengakui terkesan dengan antusiasme para karateka Kalsel dalam Kejurprov kali ini. “Kalsel ternyata banyak punya bibit atlet karate yang berpotensi berprestasi. Diharapkan, melalui ajang Kejurprov ini, kemampuan para karateka Kalsel semakin terasah,” ujarnya.
Di sisi lain, panitia pelaksana Kejurprov Karate Walikota Banjarmasin Cup III 2017, Abdurrahman menuturkan ajang ini diikuti oleh sedikitnya 615 karateka se-Kalsel. “Kelas yang dipertandingkan lengkap, yakni kumite mulai kelas minus 25 kilogram hingga kelas bebas 85 kilogram ke atas. Kategori peserta mulai dari pemula, pra pemula, kadet, junior, dan senior,” sebutnya.
Dikatakan pria yang akrab disapa Rahman ini, dua hari sebelumnya Forki Kalsel juga mengadakan pelatihan wasit juri karate tingkat daerah. “Para peserta pelatihan wasit juri tersebut langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dalam Kejurprov ini,” tandasnya. (oza/ira/JPG)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
