Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Januari 2017 | 17.22 WIB

Ancaman untuk Juara Bertahan

REVANS: Para pemain Jakarta Pertamina Energi bertekad membalas kekalahan dari Jakarta PLN Elektrik. - Image

REVANS: Para pemain Jakarta Pertamina Energi bertekad membalas kekalahan dari Jakarta PLN Elektrik.


JawaPos.com- Pertarungan sengit langsung menyapa penggemar bola voli pada laga pertama Seri I Proliga 2017. Dua tim putri yang berlaga di GOR Ken Arok, Malang, Jumat siang ini (27/1) merupakan finalis tahun lalu. Juara bertahan Jakarta Elektrik PLN melawan Jakarta Pertamina Energi.



Elektrik yang bertindak sebagai tuan rumah mengusung konfidensi tinggi. Target meraih gelar juara tiga tahun berturut-turut tidak bisa ditawar. ”Kami ingin piala Proliga tetap menjadi milik kami,” kata Hermawan selaku asisten manajer.



Sebelumnya, Yolla Yuliana cs dua kali berturut-turut menjadi juara Proliga, tepatnya pada 2015 dan 2016. Tim besutan pelatih asal Tiongkok Tian Mei itu melakukan persiapan di Bandung sejak November tahun lalu.



Beberapa pemain nasional seperti Aprilia Manganang, Yolla Yuliana, Wilda Siti Nurfadhilah, dan libero Berllian Marsheilla masih menjadi bagian dari tim. Selain itu, pemain asing yang pernah turut membawa Elektrik menjadi juara 2015, Maria Jose Perez asal Venezuela, kembali bergabung. Ditambah lagi, tim itu memiliki Lindsay Stalzer.



Open spiker dari AS tersebut sudah memiliki jam terbang tinggi. Selama dua tahun terakhir dia berhasil merengkuh dua gelar juara Philippine Super Liga Grand Prix bersama Foton Tornadoes, klub asal Filipina.



Jaminan pertandingan bakal seru kian kental dengan keberadaan Risco Herlambang sebagai pelatih Pertamina. Risco tak lain adalah asisten Tian Mei pada musim 2015. Sedikit banyak dia mengetahui karakter permainan yang coba dikembangkan Elektrik.



”Saya akan berusaha semaksimal mungkin memenangi pertandingan awal menghadapi Elektrik,” ujar Risco. Tim yang kali terakhir meraih gelar juara pada 2014 tersebut tentu tidak ingin dipecundangi lagi. Bersama kapten Novia Andriyanti, Pertamina ingin menjadi mimpi buruk bagi tim ambisius seperti Elektrik.



Pada laga kedua, nama baru menghiasi papan nama. Adalah Bandung Bank BJB yang akan meladeni perlawanan Gresik Petrokimia. Bandung Bank BJB sebenarnya bukanlah klub yang bisa dipandang sebelah mata. Tim itu pernah berkompetisi di Proliga 2003–2006 dengan nama Bandung Artdeco Bank Jabar. Prestasinya pun mentereng dengan menjadi juara pada 2003 dan 2006.



Pelatih Bank BJB Octavian ingin mengulang kesuksesan tersebut. Namun, pihaknya realistis dengan menargetkan masuk final four. Selain itu, para pemain harus berfokus dulu pada seri Malang. Bank BJB juga telah mendatangkan pemain asing dari Bosnia-Herzegovina Sonja Milanovic dan penggawa timnas bola voli putri Kanada, Jaimie Thibeault. ”Dengan skuad yang kami miliki, kami yakin bisa meraih target juara,” ujarnya.



Sementara itu, Gresik Petrokimia juga tak kalah optimistis. Petro mengaku sangat penasaran dengan perasaan merengkuh mahkota juara. Maklum, sejak ikut Proliga pada 2002, klub yang diasuh Li Huanning itu belum sekali pun menjadi kampiun. ”Saya rasa sudah saatnya kami juara,” kata Sasono Handito selaku manajer. (dit/c11/ady)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore