Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Juni 2018 | 14.42 WIB

KM Sinar Bangun Karam, Menko Luhut: Hukum Harus Ditegakkan

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan - Image

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan angkat bicara terkait tragedi karamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba, Senin (18/6) sore. Lewat keterangan tertulisnya, Luhut menyampaikan duka mendalam atas tragedi yang menelan nyawa ratusan orang tersebut.


Menurut pria kelahiran Toba Samosir itu, ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab tenggelamnya kapal. Dirinya pun terus memantau perkembangan evakuasi korban di lapangan melalui Menteri Perhubungan, Basarnas, para bupati, dan aparat terkait.


"Bersama ini juga saya sampaikan bahwa peristiwa yang terjadi kemarin terjadi karena beberapa hal seperti pembangunan fasilitas infrastruktur yang belum menyamakan peningkatan jumlah wisatawan dan kurangnya disiplin dari penyelenggara serta pengawas angkutan kapal," kata Luhut, Jumat (22/6).


Hingga saat ini Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terus melakukan investigasi di lapangan. "Khusus untuk kedisplinan ini, saya setuju dengan langkah Kapolri untuk menindak siapa pun yang terbukti bersalah dalam hal ini. Menurut saya hukum harus ditegakkan kepada siapa saja yang melakukan kelalaian pada kecelakaan ini," katanya.


Kecelakaan di Danau Toba bukanlah kali pertama. Namun tampaknya, evaluasi untuk memperbaiki sistem penyelenggara kapal hanya seperti pepesan kosong. Kata Luhut, saat ini pemerintah sedang melakukan pembangunan lima dermaga di Danau Toba dan pembenahan fasilitas dermaga.


"Menurut saya pembangunan fasilitas dan infrastruktur di wilayah tersebut mau tidak mau harus mengikuti peningkatan kunjungan wisatawannya. Saya akan datang ke lokasi secepatnya untuk melakukan evaluasi apa saja yang perlu dilakukan dan diperbaiki. Semoga kecelakaan ini menjadi yang terakhir dan pelajaran untuk kita semua." tandasnya.


Untuk diketahui hingga kini Tim SAR terus melakukan pencarian terhadap korban KM Sinar Bangun. Pencarian sudah memasuki hari kelima. Namun belum ada temuan korban dalam jumlah signifikan.


Teranyar, data Basarnas menunjukkan korban selamat sebanyak 19 orang dan meninggal dunia 3 orang. Sedangkan yang masih dalam pencarian berdasar data yang masuk ke posko terpadu sebanyak 184 orang.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore