Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Juni 2018 | 13.57 WIB

Bahas Pancasila, Dedi Sindir Otak Pembuat Video Dukun

Calon wakil gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku heran dengan rentetan kampanye hitam yang menjeratnya. Di antaranya soal video Nyi Roro Kidul dan sejumlah pembangunan di Purwakarta. - Image

Calon wakil gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku heran dengan rentetan kampanye hitam yang menjeratnya. Di antaranya soal video Nyi Roro Kidul dan sejumlah pembangunan di Purwakarta.

JawaPos.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan korelasi Agama, Pancasila dan kehidupan sehari-hari. Menurut dia, puncak dari seluruhnya adalah karakter atau akhlak mulia. Bukan akhlak buruk seperti membuat dan menyebar video hoax dukun palsu.


Hal tersebut dia sampaikan dalam segmen ke-4 Debat Publik III Pilgub Jabar di Kota Bandung, Jumat (22/6).


"Agama itu membentuk karakter, akhlak manusia. Dia menjadi fundamen nilai. Kalau dihubungkan dengan Pancasila, maka itu adalah pendamping utama agama," kata dia di Grand Sudirman Ballroom, Jalan Jenderal Sudirman, dilansir RMOl Jabar (Jawa Pos Grup).


Menurut mantan Bupati Purwakarta tersebut, gabungan agama dan Pancasila menciptakan harmoni karakter. Yakni, manusia dengan manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan Tuhan.


"Ketiga harmoni ini akan lahir saat keduanya mengisi kehidupan manusia Jawa Barat dan manusia Indonesia," ujarnya.


Harmoni tersebut kata dia, harus mengisi relung kehidupan demokrasi. Apalagi saat ini publik Jawa Barat dihadapkan pada empat pilihan kandidat pasangan calon pemimpin.


Salah satu kader terbaik Nahdlatul Ulama itu mengatakan, proses demokrasi tidak boleh tercederai cara-cara tidak beradab. Dia mencontohkan pembuatan dan penyebaran video hoax dukun palsu yang menimpa dirinya.


"Jangan sampai, karena ingin menang, tahu-tahu membuat video tentang dukun palsu. Itu sangat mencederai nilai demokrasi, tidak agamis dan tidak pancasilais. Seharusnya, dalam berdemokrasi menggunakan nilai silih asah, asih dan asuh," pungkasnya.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore