Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Juni 2018 | 06.25 WIB

Tabligh Akbar, Mahfud MD: Halalbihalal Adalah Menghalalkan Dosa

TABLIGH AKBAR: Mahfud MD saat menghadiri Tabligh Akbar yang diadakan Mapolresta Solo di halaman parkir Stadion Manahan, Solo, Jumat (22/6). - Image

TABLIGH AKBAR: Mahfud MD saat menghadiri Tabligh Akbar yang diadakan Mapolresta Solo di halaman parkir Stadion Manahan, Solo, Jumat (22/6).

JawaPos.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memberikan tausiah di Tabligh Akbar yang diadakan Mapolresta Solo, di halaman parkir Stadion Manahan, Solo, Jumat (22/6) malam.


Pada kesempatan tersebut, Mahfud menerangkan mengenai tradisi halalbihalal yang ada di Indonesia. 


Mahfud menjelaskan, bahwa tradisi halalbihalal merupakan tradisi yang sangat bagus. Hal ini karena, tradisi yang hanya dilakukan saat momen lebaran ini bisa mencairkan hubungan antara yang satu dan yang lainnya.


"Ini (halalbihalal) merupakan tradisi Islam yang sangat bagus, meskipun tradisi ini tidak ada di dalam hadist dan Alquran," terangnya di hadapan ribuan peserta tabligh akbar


Lebih lanjut Mahfud mengatakan, tradisi halalbihalal awalnya bernama silaturahmi. Kemudian saat kepemimpinan Presiden Soekarno, nama halalbihalal pun diusulkan untuk menggantikan nama silaturahmi.


Dan sampai saat ini, halalbihalal menjadi sebuah tradisi yang hanya di Indonesia. "Halalbihalal adalah menghalalkan dosa, jadi setelah bersalaman dosanya dihalalkan. Dan ini hanya ada di Indonesia," ucapnya. 


Momen lebaran, lanjut Mahfud menjadi momen yang sangat tepat untuk saling bermaafan. Pasalnya, jika tidak pada momen lebaran maka meminta maaf akan terasa tidak enak. Makanya, momen lebaran ini diharapkan dapat membawa seseorang untuk saling memaafkan dan kembali ke jati diri.


Mahfud pun menilai bahwa halalbihalal ini bukan sesuatu yang buruk. Meskipun ada beberapa kelompok yang berpandangan bahwa perbuatan yang tidak ada di dalam hadist atau Alquran adalah bertentangan dengan Agama Islam.


"Meskipun ada kelompok yang menyebut halalbihalal tidak sesuai, tapi ini adalah tradisi yang baik," katanya. 


Selain dihadiri Mahfud MD, tabligh Akbar juga dihadiri oleh Wakapolda Jateng, Brigjend Ahmad Lutfi, Kapolresta Solo, Kombespol Ribut Hari Wibowo, Waki Wali Kota Solo, Achmad Purnomo dan para tamu undangan lainnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore