Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Juni 2018 | 22.48 WIB

Hanya 6 Bulan, GM dan Hanafi Hasilkan 200 Karya Lukis

Goenawan Mohamad (tengah) bersama Hanafi (dua dari kiri) memberikan penjelasan kepada Jend (Purn) Moeldoko (kiri), dan Ciputra (dua dari kanan) saat pembukaan pameran 57x76 di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis (21/6). - Image

Goenawan Mohamad (tengah) bersama Hanafi (dua dari kiri) memberikan penjelasan kepada Jend (Purn) Moeldoko (kiri), dan Ciputra (dua dari kanan) saat pembukaan pameran 57x76 di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis (21/6).

JawaPos.com - Memang tak ada batasan dalam karya seni. Kali ini ditunjukan pelukis Hanafi yang berkolaborasi dengan Goenawan Mohamad (GM) lewat pameran berjudul 57 X 76 di Gedung A Galeri Nasional Indonesia.


Keduanya menghasilkan sebuah karya akulturasi yang indah dengan meleburkan identitas masing-masing. Dengan ide yang liar, hanya butuh waktu 6 bulan bagi GM dan Hanafi untuk menghasilkan 200 karya lukisan dan tiga seni instalasi.


"Dari kedua seniman ini tak hanya berpameran bersama, berdua, akan tetapi berusaha melebur berkolaborasi dan menghilangkan identitas masing-masing Ini penting pahami bahwa mitos seniman selama ini identik dengan individu genius yang tunggal. Tapi dibuktikan dengan kerjasama ini," ungkap Kurator Agung Hujatnikajennong saat pembukaan pameran, Kamis (21/6).


Prosesnya, kata Agung, keduanya memulai tanpa adanya diskusi. Hanya dasar saling percaya. "Hasilnya luar biasa 200 karya dalam waktu enam bulan. Mas Hanafi mulai dengan coretan, kanvas sapuan, lalu diberikan ke mas GM diteruskan (karyanya)," ujarnya.


Dengan itikad saling belajar dan saling berbagi, perhelatan ini menjadi proses kerja bersama yang mencermikan harmoni dan keseimbangan. "Ini penting, dalam proses itu, seniman sadar dia bukan sosok sendiri. Dia sadar, sosok di luar dirinya," tegas Agung.


Sementara itu, Goenawan Mohamad mengaku bangga dan terharu atas terselenggaranya pameran tersebut. Apalagi pameran itu digelar di sebuah tempat terhormat yang menjadi favorit seluruh seniman.


"Kami bangga. Saya terimakasih pada pak Ciputra dan Pak Moeldoko tiba-tiba kemarin siang datang. Terimakasih pada semua tim bekerja siang malam. Mas Hanafi mengajak saya untuk bekerjasama dengan kita. Saya terharu," tegas GM.


Sedangkan Hanafi, ia menganggap GM sebagai tokoh yang selalu memiliki pandangan dan gambaran yang luas tentang dunia. Alasan inilah yang menguatkan dirinya menggandeng GM untuk berkolaborasi sehingga menjadi karya yang menyentuh dan berbicara di atas kanvas.


"Karena mas Goen punya gambaran, punya sesuatu. Gambaran-gambaran tentang dunia cukup memenuhi kepalanya. Sering sekali orang enggak bisa gambar di depan kanvas karena di kepalanya enggak ada gambaran. Maka kini kita tuangkan sama-sama, masak sama-sama. Kalau enggak enak jangan dimakan, kalau enak mari kita berpesta," tutup Hanafi.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore