Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Juni 2018 | 05.04 WIB

Dianggap Penerus Soekarwo, Emil Raih Dukungan Petani Kediri Raya

DUKUNGAN: Calon wakil gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak tengah menyalami para petani di Kediri, Kamis (21/6). - Image

DUKUNGAN: Calon wakil gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak tengah menyalami para petani di Kediri, Kamis (21/6).

JawaPos.com – Enam hari jelang pencoblosan, gelombang dukungan kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak kian tak terbendung. Kali ini, ratusan simpul petani dari Kediri Raya menyatakan dukungannya kepada palson nomor urut 1 itu.


Pernyataan dukungan disampaikan langsung kepada Emil saat para petani menggelar acara di Kabupaten Kediri, Kamis, (21/6). Bahkan mereka siap bergerak mengajak masyarakat untuk memenangkan Khofifah-Emil pada pencoblosan 27 Juni 2018.  


H. Subianto, selaku kordinator acara mengatakan, dukungan ini diberikan lantaran pasangan Khofifah-Emil dinilai lebih menguasai soal pertanian dan memiliki program yang relevan dengan kebutuhan petani. Terlebih lagi pasangan Khofifah-Emil juga merupakan representasi dari Gubernur Jatim, Soekarwo.


"Kami selama ini membina banyak kelompok tani tentunya kami harus punya sandaran untuk memperjuangkan petani di tingkat Jawa Timur. Karena jika kita tidak punya Gubernur kita akan kesulitan untuk memperjuangkan petani. Makanya kami mengajak kios pupuk dan petani se-Kediri Raya untuk memenangkan Khofifah-Emil. Inilah pasangan yang pro Petani" tegasnya.


Mendapatkan dukungan dari ratusan simpul petani Kediri, suami dari artis Arumi Bachsin ini mengaku sangat puas bahkan dirinya bersyukur mendapatkan dukungan suara menjelang hari pencoblosan pada 27 Juni mendatang. Bupati Trenggalek non aktif ini berkomitmen untuk berada di garda terdepan dalam memperjuangkan nasib petani di Jawa Timur.


"Saya menyadari betul, petani ini adalah kelompok yang rentan secara ekonomi apabila terjadi gagal panen, apabila sarana produksi meningkat terus tapi harga fluktuatif ini harus menjadi perhatian. Makanya kita punya program namanya Permaisuri" tuturnya 


Lebih lanjut Emil menjelaskan bahwa Permaisuri atau Pelayanan Informasi Super Corridor akan membantu adanya informasi data antara permintaan dan penawaran komoditas pertanian. Dari program ini pemerintah akan memantau dan mengatur neraca yang balance antara supply dan  demand sehingga mampu mencegah terjadinya over supply komoditas tertentu yang akhirnya menurunkan harga.


"Program itu semuanya sudah kami susun untuk melindungi petani,karena keberpihakan pemerintah kepada petani sangat penting demi kesejahteraan para petani kita," pungkasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore