Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Juni 2018 | 21.27 WIB

Gubernur DIJ Setuju Lava Tour Ditutup

LAVA TOUR: Gubernur DIJ Sri Sultan Hamengku Buwono X setuju jika Lava Tour Merapi ditutup sementara. - Image

LAVA TOUR: Gubernur DIJ Sri Sultan Hamengku Buwono X setuju jika Lava Tour Merapi ditutup sementara.

JawaPos.com - Kecelakaan Jeep terjadi di wisata Lava Tour. Insiden menewaskan seorang wisatawan. Menyikapi hal itu, Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara.


"Saya kira perlu diverifikasi. Saya setuju tutup sementara. Dilihat, kendaraan memenuhi syarat tidak. Kalau tidak, ya dilengkapi dulu," kata Sri Sultan di kantornya, Kamis (21/6).


Standar operasional Jeep wisata harus jelas. Terutama dari sisi jaminan keselamatan bagi konsumen. "Tidak boleh menyepelekan. Itu pelayanan harus standar," tegas Sri Sultan.


Terpisah, Camat Cangkringan Mustadi menambahkan bahwa pengelola Jeep wisata harus membuka diri untuk berbenah. Pihaknya akan menjembatani pelaku wisata dalam upaya peningkatan pelayanan kepada wisatawan. "Harus membuka diri dan berbenah, yang terbaik untuk wisatawan," ujar Mustadi.


Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Sulton Fathoni menyatakan, ada sekitar 13 Jeep yang dicek kelengkapannya pada Rabu (20/6) kemarin. Hasilnya, hanya 2-3 Jeep saja yang dirasa layak untuk jalan.


"Yang betul-betul tidak boleh beroperasi, kami kasih catatan. Pelaku wisata agar melakukan perbaikan. Terutama bagian-bagian vital. Seperti roda, setir, rem, dan kaki-kaki kendaraan," ucapnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore