Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Juni 2018 | 18.10 WIB

Gas Melon Langka, Harga Tembus Rp 40 Ribu

Petugas tengah melakukan pengecekan di salah satu pangkalan di Bojonegoro - Image

Petugas tengah melakukan pengecekan di salah satu pangkalan di Bojonegoro

JawaPos.com – Masyarakat dan pedagang makanan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengeluhkan hilangnya gas elpiji 3 kilogram (gas melon) di pasaran. Pasalnya keberadaannya sangat dibutuhkan.


Apabila ditemukan, harga pun gila-gilaan mencapai Rp 40 ribu per kilogram. "LPG melon langka, kalau pun ada harganya sangat mahal," kata Diana ,29, pedagang nasi di Bojonegoro, Rabu (20/6).


Dalam kondisi normal, harga elpiji 3 kilogram gas melon ditebusnya dengan harga Rp 18 ribu per kilogram. Namun, sepekan terakhir, harga gas melon meroket dengan harga Rp 25 ribu, 30 ribu bahkan ada yang menjual eceran sampai Rp 40 ribu.


"Naiknya harga elpiji 3 kilogram sangat drastis Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribu. Itu pun jika persedian masih tersisa. Kenaikan ini, terjadi sejak lebaran pertama kemarin," ujarnya menjelaskan.


Hal senada juga dikatakan, Burhan, 43, warga Kelurahan Ledok Wetan, Bojonegoro Kota yang sedang berbelanja di pengecer, Ia mengaku harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk membeli tabung elpiji berukuran 3 kilogram.


Meskipun harganya mahal, Burhan tetap membeli gas melon tersebut. Sebab, tabung elpiji 3 kilogram itu akan digunakannya untuk kebutuhan memasak sehari-hari. "Awalnya, beli cuma Rp 18 ribu, kemarin beli harganya sudah Rp 25," kata Burhan.


Padahal harga eceran tertinggi (HET) di pangkalan hanya Rp 16 ribu tiap tabung. Tetapi fakta di lapangan pengecer menjual lebih mahal di atas harga tersebut. "Toko sebelah rumah ada yang menjual Rp 35 hingga Rp 40 ribu tiap tabung elpiji 3 kilogram," kata Iwan, 37, warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro.


Dirinya, juga membenarkan, bila akhir-akhir ini tetangganya yang mengecer elpiji 3 kilogram kebanjiran pembeli dibandingkan biasanya. "Saya gak tahu, sejak menjelang lebaran hingga sekarang elpiji 3 kilogram naik," tutupnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore