
PPDB: Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo didampingi Dispendik Solo Etty Retnowati saat memberikan penjelasan terkait PPDB sistem zonasi, Rabu (20/6).
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai menerapkan sistem zonasi untuk Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019. Yakni dengan ukuran jarak antara sekolah dengan kelurahan peserta didik. Dengan sistem zonasi, warga luar Solo terancam tidak bisa mendaftar sekolah di Solo.
Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menjelaskan, penentuan zonasi dalam PPDB adalah mengikuti aturan yang ada. Adalan Undang-Undang dan Permendikbud. Zonasi juga ditujukan untuk pemerataan pendidikan.
"Ini bukan untuk mencari-cari. Tetapi yang lebih bisa diterima nantinya masyarakat bisa mengecek atau mengontrol putra-putranya. Karena lokasi sekolah tidak terlalu jauh," terang Rudy saat jumpa pers di rumah dinas Loji Gandrung, Rabu (20/6).
Untuk penentuan jarak zonasi, Pemkot Solo menggandeng dari akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Dari hasil kajian tersebut didapati bahwa untuk tingkat SMP jarak terjauh adalah 3 kilometer dari kantor kelurahan. Sedangkan untuk tingkat SD jarak terjauh adalah 2,6 kilometer saja.
"Kajian ini sudah sangat kuat. Karena juga memperhitungkan dari berbagai aspek. Tapi nanti kalau dalam melakukan zonasi di awal ini belum sesuai. Karena ada sekolah yang ngumpul jadi satu kecamatan. Sehingga ada satu kelurahan yang tidak dapat sekolah," ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Solo Etty Retnowati menambahkan, PPDB sistem zonasi akan tetap memberlakukan dua sistem pendaftaran. Yakni, pendaftaran sistem online atau daring dan sistem pendaftaran offline atau luring.
Untuk sistem luring diperuntukkan bagi keluarga miskin dan juga difabel dengan. Kuota sebanyak 30 persen. Pendaftaran luring akan dimulai pada 25-27 juni 2018.
Kemudian untuk sisanya diperuntukkan bagi pendaftar sistem online atau during. Pendaftarannya dimulai 3-5 Juli mendatang. Disinggung mengenai peluang bagi pelajar dari luar Solo, Etty mengatakan bahwa peluangnya sangat tipis.
"Nanti untuk pelajar dari luar Solo menunggu kalau ada formasi yang kosong. Karena untuk luar kota memang tidak ada alokasinya," ucap Etty.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
