Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Juni 2018 | 13.00 WIB

Dukung Khofifah, SBY: Jangan Banyak Umbar Janji

SILATURAHMI: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal di Harris Hotel and Conventions Malang, Selasa (19/6). - Image

SILATURAHMI: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal di Harris Hotel and Conventions Malang, Selasa (19/6).

JawaPos.com – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlihat menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal di Harris Hotel and Conventions Malang, Selasa (19/6).


Dalam kegiatan tersebut, SBY memberikan amanah kepada Khofifah Indar Parawansa yang maju pada Pilgub Jatim. Apabila terpilih, SBY mewanti-wanti kepada Khofifah agar menjadi pemimpin yang adil dan tidak banyak mengumbar janji.


"Jabatan Gubernur itu amanah, kehormatan, kepercayaan, sekaligus tantangan yang harus dijawab. Saya senang karena selama masa kampanye, (Khofifah) tidak banyak berjanji," kata dia.


Pada kesempatan itu, SBY juga menyampaikan harapan sekaligus nasehatnya kepada calon pemimpin Jatim selama lima tahun ke depan itu. Dia berharap, Khofifah tidak terlalu banyak berjanji. "Calon pemimpin tidak boleh terlalu banyak berjanji, karena hampir pasti tidak mungkin bisa ditepati," kata Ketua Umum Partai Demokrat tersebut. 


Selain itu, SBY juga berpesan, ketika terpilih nanti, Khofifah bisa melakukan semua upaya dengan sepenuh hati untuk mewujudkan apa yang dijanjikan. Terutama jika itu sesuatu yang baik bagi Jatim, umat, rakyat dan Provinsi. 


SBY pun mengaku telah mengenal Khofifah cukup lama. Menurutnya, hati, pikiran, dan tekad Khofifah diberikan sepenuhnya untuk Jatim. "Tegar, ulet, pantang menyerah. Allah akan kabulkan dan berikan jalan," sambungnya.


Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Indonesia ke-11 itu juga berharap, Khofifah bisa selalu dekat dengan rakyat ketika terpilih menjadi pemimpin nanti. Selain itu, dia juga berpesan agar menjadi pemimpin yang adil.


"Saat memimpin Jatim nanti pastikan adil, ajak semua untuk adil. Itu yang paling asasi. Ingin negara adil, pemerintah, pemimpin adil. Keadilan mahal harganya," paparnya.


SBY juga menyampaikan agar Khofifah bisa menerapkan prinsip continuity and change (kesinambungan dan perubahan). "Yang sudah baik dilanjutkan, yang belum baik diperbaiki," jelasnya.


"Pastilah Jatim telah dipimpin oleh pemimpin sebelumnya. Pemimpin yang arif dan bijaksana pasti menghormati apa yang dilakukan pemimpin sebelumnya. Ketika dilanjutkan, pasti ada tantangan dan harapan baru bagi masyarakat," lanjutnya.


Menurutnya, kini tugas Khofifah untuk menyempurnakan dan membawa perubahan. "Itu hakekat kepemimpinan. Kalau itu bisa diwujudkan, indah sekali kehidupan di Jatim," terangnya. 


SBY pun berharap agar Jatim mempunyai pemimpin yang amanah selama lima tahun mendatanh. "Semoga (Jatim) dibawa Khofifah kehidupan makin arif, rakyat makin sejahtera," pungkasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore