Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Juni 2018 | 23.30 WIB

Pengunjung KBS Mengaku Kehilangan Rp 2,5 Juta

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan dan Direktur Utama KBS Chairul Anwar memberi makan jerapah di KBS, Minggu (17/6). - Image

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan dan Direktur Utama KBS Chairul Anwar memberi makan jerapah di KBS, Minggu (17/6).

JawaPos.com - Kepadatan pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) mulai terlihat Minggu (17/6) ini. Sejumlah anggota Polrestabes Surabaya turut melakukan safari pengamanan di area dalam KBS.


Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan dan Direktur Utama KBS Chairul Anwar berkeliling ke sejumlah wahana. Mereka memastikan semua personel pengamanan bersiaga di setiap wahana yang menjadi titik keramaian.


Rudi mengatakan, pihaknya tak hanya memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung di dalam area KBS. Polisi juga mengupayakan kepastian keamanan di area parkir.


"Kami kerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan manajemen KBS untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Termasuk penyediaan lahan parkir," kata Rudi ditemui wartawan di KBS.


Selain memeriksa keamanan, Polrestabes Surbaya sekaligus menempatkan sejumlah personel berpakaian preman. Petugas tersebut akan berlalu lalang mengantisipasi dan memastikan keamanan. Utamanya di area dalam KBS.


"Karena saya dengar salah satu bentuk kerawanannya itu pencopetan. Tapi sejak tiga hari lalu hingga saat ini kami berkeliling (di KBS), belum ada kejadian (pencopetan)," kata Rudi.


Direktur Utama KBS Chairul Anwar menambahkan, pihaknya juga sudah menempatkan sejumlah personel keamanan. Selain tenaga pengamanan KBS, manajemen berkoordinasi dengan TNI, Satpol PP dan Linmas.


"Mengingat kami perlu antisipasi adanya teror bom. Selian itu, kami juga lakukan analisa keamanan di zona rawan yang berbahaya bagi pengunjung," terang Chairul.


Namun usai polisi berkeliling meninjau keamanan, salah seorang pengunjung KBS mengaku kecopetan. Korban bernama Ekawati, 27, asal Mojokerto. Dia mengaku kehilangan dompet dan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta.


Awalnya, dia mengaku datang ke KBS sejak pukul 08.00 WIB. Sejam lebih berkeliling ke sejumlah wahana, dia sempat mampir dan berbelanja di salah satu stan souvenir di area dalam KBS.


Saat akan membayar belanjaannya, Ekawati langsung menyadari kalau barang bawaannya sudah raib. "Tas saya robek. Mungkin saya kecopetan di sekitar wahana menunggang gajah (Breakfast with Elephant)," kata Ekawati.


Berbeda dengan Arianti Putri, pengunjung KBS asal Sidoarjo. Dia beruntung tidak ada tindak kejahatan yang menimpa dirinya. Namun dirinya sempat was-was saat melihat puluhan polisi berkeliling di area dalam KBS.


"Sempat kaget. Saya kira ada bom lagi. Tapi saya pikir baguslah supaya nggak ada bom lagi kayak kemarin. Selain itu, biar nggak ada anak-anak terpisah dari keluarganya di area KBS," tuturnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore