Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Juni 2018 | 23.15 WIB

Berkunjung ke Israel, Ini Pesan Idrus Marhan ke Gus Yahya

Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya melakukan kunjungan ke Israel. - Image

Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya melakukan kunjungan ke Israel.


JawaPos.com - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) yang juga Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya melakukan kunjungan ke Israel. Namun, belakangan itu menjadi polemik di tanah air. Pasalnya Indonesia posisinya mendukung kemerdekaan Palestina, dan mengkritik pemindahaan kedutaan besar Amerika Serikat ke Yerusalem.


Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham berpesan kepada Gus Yahya, apabila ingin ke negara lain, misalnya Israel perlu memberitahukan kepada masyarakat. Sehingga tidak menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.


"Jadi jangan setelah berkomunikasi komunimasi baru diketahui. Ini kan masalah cara saja," ujar Idrus di kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (15/6).


Namun demikian apa yang dilakukan oleh Gus Yahya adalah baik. Karena mendukung perdamaian Palestina dari jajahan Israel. Bahkan Idrus yakin Gus Yahya mengenatui posisi Indonesia terhadap Israel. ‎"Niatnya saya kira adalah baik, dan saya punya keyakinan Yahya tahu posisi politik Indonesia," katanya


Idrus mengakui kadang niat baik perlu dilakukan secara baik pula. Oleh sebab itu memang dibutuhkan komunikasi dari Gus Yahya kepada masyarakat adanya pertemuan itu. "Meskipun demikian kadang-kadang kan dalam hal komunikasi politik ini ada kendala-kendala yang tidak bisa dilakukan," pungkasnya.


‎Sekadar informasi, Gus Yahya bertolak ke Israel atas undangan Universitas Tel Aviv untuk menjadi pembicara dengan tema 'Shifting the Geopolitical Calculus; From Conflict to Cooperation'.


Gus Yahya sempat berdialog dengan Forum Global Yahudi Amerika saat berkunjung ke Israel. Dalam forum dialog dengan Direktur Hubungan Antaragama Rabi David Rosen, Yahya mengatakan bahwa kunjungannya ke Israel kali ini tak lepas dari melanjutkan pekerjaan mantan Presiden keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.


Di pertemuan itu, Gus Yahya menyampaikan sejumlah hal, mulai dari langkah yang telah dilakukan Gus Dur sebelumnya, hubungan Yahudi dan Islam, hingga tentang kasih sayang untuk menyelesaikan suatu konflik.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore