
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berharap semangat silahturahmi Idul Fitri menular pada gelaran Pilkada Serentak 2018.
JawaPos.com - Seluruh umat Islam di Indonesia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, pada Jumat (15/6). Kebetulan di bulan Juni ini juga akan ada hajatan pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak di 171 di kabupaten dan kota.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo pun memberikan pesan khusus kepada masyarakat. Dia berharap semangat Idul Fitri yang bertumpu pada silahturahmi mewarnai pesta demokrasi yang akan digelar, sehingga pilkada berjalan damai.
"Spirit Idul Fitri adalah salah satunya. Ketika Idul Fitri menghadirkan nuansa silahturahmi yang kental, maka Pilkada pun harusnya menghadirkan hal serupa," ujar Tjahjo dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (15/6).
"Walau ada perbedaan pilihan dalam sebuah kontestasi politik seperti Pilkada, tapi rasa kekeluargaan, kekerabatan, persatuan dan kesatuan sebagai warga bangsa harus tetap terawat dan terjaga. Itu pula yang bisa dicatat dari spirit dalam Idul Fitri," imbuhnya.
Politikus PDI-P ini menegaskan bahwa berbeda pilihan bukan berarti memutus persaudaraan. Sebaliknya, tetap menjaga persatuan untuk membangun bangsa menjadi lebih baik lagi ke depannya.
Dalam konteks Pilkada yang sebentar lagi digelar, Tjahjo pun mengeluarkan beberapa imbauan. Pertama, mengimbau pada saat hari pemungutan suara tanggal 27 Juni 2018, masyarakat supaya hadir datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Datanglah dengan suka ria. Silahkan memilih kepala daerah setempat yang akan menjadi pemimpin daerah 5 tahun kedepan yang bisa menggerakkan pembangunan, pelayanan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menghadirkan rasa aman, tertib dan damai," katanya.
Imbauan kedua ditujukan pada pasangan calon, tim sukses, aparatur dan penyelenggara pemilu dalam hal ini, KPU, Bawaslu, serta tokoh masyarakat untuk memanfaatkan lebaran Idul Fitri sebagai momentum menurunkan tensi suhu politik lokal.
"Saya percaya penyelenggara pemilu, baik KPU dan Bawaslu serta aparat TNI, Polri, aparat pemerintah daerah akan bekerja profesional. Saya juga yakin tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh perempuan, pers dan tokoh agama serta lembaga-lembaga keagamana akan bersatu padu memelihara iklim Pilkada serentak 2018 yang kondusif, tertib, lancar, aman dan damai," tuturnya.
Ketiga, Tjahjo meminta semua pihak berkomitmen menghadirkan kesejukan dalam berkompetisi. Kontestasi Pilkada, harus berjalan dengan elegan. Menjadi pesta demokrasi yang beretika dan bermartabat.
"Dan menjauhkan diri dari perbuatan yang bertentangan dengan hukum dan ajaran agama," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
