
Kim undang Trump ke Pyongnya Juli mendatang.
JawaPos.com - Di seluruh dunia tanda tangan diakui sebagai bagian dari identitas diri yang valid untuk melakukan verifikasi dokumen. Ada fakta menarik yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang. Dari kacamata ilmu Grafologi, tandatangan merupakan proyeksi diri seseorang di hadapan publik.
Jika melihat tanda tangan pemimpin dua negara yang baru bertemu di Singapura yakni Kim Jong Un dan Donald Trump, bagaimana karakter mereka sesungguhnya?
Setiap goresan manusia baik tulisan tangan, coret-coreatan ( ¬doodle ) maupun tandatangan adalah gestur grafik yang mencerminkan karakter dan perilaku yang bersangkutan. Tanda tangan adalah gestur grafik seseorang yang dibuat untuk orang lain.
Sehingga wajar jika banyak orang 'berlatih' untuk membuat tandatangan agar terlihat menarik di mata orang lain. Intepretasi gesture grafik tandatangan memberi kita informasi mengenai bagaimana seseorang ingin dipersepsikan oleh orang lain.
Handwriting Analyst dan Founder ISOG (Indonesian School of Graphology), Deborah Dewi, membaca tanda tangan keduanya lewat keputusan-keputusan yang disepakati melalui pertemuan di Singapura. Menurut Deborah, jika mengamati sepak terjang kedua pemimpin Negara Donald Trump dan Kim Jong Un melalui keputusan-keputusan yang dibuat oleh keduanya, mayoritas publik mungkin memiliki satu persepsi yang sama yaitu agresif.
"Menariknya, gesture grafik tandatangan dari kedua pemimpin yang terkenal agresif tersebut justru bertolak belakang," tegasnya kepada JawaPos.com, Kamis (14/6).
Deborah menambahkan intepretasi gestur grafik keduanya pun berbeda. Berdasarkan semua indikator grafis yang ada, inilah bagaimana sosok keduanya ingin dipersepsikan oleh publik.
Donald trump
Ingin dilihat sebagai sosok pemimpin yang tegas, stabil, bisa diandalkan (reliable), visioner dan tidak emosional.
Kim Jong Ung
Ingin dilihat sebagai sosok pemimpin yang diplomatik, optimis, realistis dalam mengambil tindakan dan empatik
Persamaannya
"Sangat jauh berbeda bukan bagaimana harapan keduanya ingin dipersepsikan oleh publik?," tegas Deborah.
Namun di balik perbedaan tersebut ada 1 kesamaan yaitu tandatangan keduanya tidak mencerminkan nama jelas mereka. Tentu dalam Ilmu Grafologi hal ini pun memiliki makna tersendiri yaitu membutuhkan privasi dan batasan yang jelas antara kehidupan pribadi dan ekspos publik.
Gestur grafik tandatangan bisa dikatakan mencerminkan karakter asli penulisnya. Hanya jika pola indikator grafis yang ditemukan memiliki kesamaan persis dengan gesture grafik tulisan tangan yang bersangkutan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
