Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Juni 2018 | 23.17 WIB

Djarot: Kemenangan DJOSS, Kemenangan Akal Sehat

Djarot Saiful Hidayat memberikan sambutan pada pelantikan Taruna Merah Putih Sumut dan sejumlah pimpinan daerah di Wisma Benteng Medan, Selasa (12/6). - Image

Djarot Saiful Hidayat memberikan sambutan pada pelantikan Taruna Merah Putih Sumut dan sejumlah pimpinan daerah di Wisma Benteng Medan, Selasa (12/6).

JawaPos.com - Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat meyakini dirinya akan menang dalam pemilihan Juni mendatang. Dia melihat, ada penguatan suara yang dialami pasangan DJOSS.


Djarot pun menyatakan kalau kemenangan itu bukan hanya kemenangan bagi PDI Perjuangan, tetapi kemenangan akal sehat warga Sumut yang sadar bahwa Sumut ke depan harus lebih baik lagi.


“Ini bukan persoalan Djarot-Sihar. Ini persoalan Sumut. Kemenangan DJOSS bukan hanya kemenangan PDI Perjuangan tetapi kemenangan akal sehat warga Sumut,” kata Djarot saat memberikan sambutan pada pelantikan Taruna Merah Putih Sumut dan sejumlah pimpinan daerah di Wisma Benteng Medan, Selasa (12/6). malam.


Djarot menegaskan, akhir-akhir ini dukungan terhadap DJOSS begitu kuat. Baik dalam bentuk deklarasi, dukungan dalam gotong royong, bahkan memberikan sejumlah materil seperti sarung, peci, memberikan spanduk, dan membuat stiker.


Tetapi, kadang-kadang mereka tidak kenal dan tidak tahu. Artinya, ada suatu aura kegairan baru dalam Pilgubsu.


“Saya tangkap warga Sumatera Utara menghendaki perubahan besar,” katanya.


Dia mengatakan, alam Sumut yang sangat indah, sumber daya yang melimpah, manusia yang suka kerja keras dan terbuka.Ini modal dasar Sumut, maka jika bisa diolah dengan baik, Sumut menjadi provinsi yang bisa dibanggakan.


Warga Sumut ingin Sumut dikelola oleh orang yang memiliki pengalaman, mau kerja kerjas dan melayani dengan hati dan betul-betul turun ke bawah. Mendengar apa yang dirasakan rakyatnya. Bukan hanya sekadar perintah


Untuk memenang DJOSS, Djarot minta agar tidak hanya bentuk seremonial, tetapi lebih dari itu turun ke bawah, door to door, masuk ke rumah-ke rumah. Sampaikan dengan sopan, dengan baik, program, visi dan misi.


“Jangan ada membentak, memaksa tetapi dengan senyuman dan sikap yang baik,” sarannya.


DJOSS memiliki tiga kartu sakti, anak-anak SMA/SMK bisa mendapatkan Kartu Sumut Pintar. Ibu-ibu tidak mampu yang harus ditanggulangi kesehatan ada Kartu Sumut Sehat.


“Supaya kalau sakit di rumah sakit tidak perlu bayar lagi,”katanya.


Kepada guru-guru madrasah, guru-guru honorer yang gajinya kecil ada Kartu Sumut Sejahtera dan mereka akan diberikan insentif. “Saya sampaikan Insya Allah APBD Sumut cukup kalau APBD dikelola dengan baik, tranparan dan tidak dikorupsi,” katanya dalam keterangan yang diterima pada Rabu (13/6).


Fungsionaris PDI Perjuangan Trimedya Pandjaitan mengatakan, saat ini persoalan saksi menjadi perhatian serius PDI Perjuangan seminggu sebelum pelaksanaan Pilgubsu. Saat ini berdasarkan salah satu lembaga survai dan hasil yang terbaru, pasangan Djarot-Sihar unggul atas lawannya.


“Ini tentu hasil kerja keras dan bahu membahu semua pihak. Tadinya kehadiran Pak Djarot dianggap hanya sebagai pelengkap ikut Pilgubsu tetapi kini diperhitungkan. Kami yakin hanya kecuranganlah yang hanya bisa mengalahkan DJOSS,” katanya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore