Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Juni 2018 | 18.15 WIB

Aneh, Media Korut tak Beritakan Pertemuan Puncak Kim dan Trump

Kim dan Trump lakukan denuklirisasi Semenanjung Korea - Image

Kim dan Trump lakukan denuklirisasi Semenanjung Korea

JawaPos.com - Ketika jabat tangan, senyuman, dan semua hal yang berhubungan dengan Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menjadi pusat perhatian di berbagai media masa dunia, media Korut malah tidak memberitakan apa yang terjadi di Singapura.


Seperti dilansir CNN pada Selasa, (12/6), pertemuan bersejarah Trump dan Kim tidak diberitakan media Korut yang dikontrol ketat di negara. Padahal dalam pertemuan bersejarah itu, Kim membuat janji denuklirisasi Semenanjung Korea sedangkan Trump diminta mengakhiri latihan militer bersama dengan Korea Selatan (Korsel).


Di Korut, semua media lokal adalah milik negara. Laporan sering keluar sehari setelah kejadian, membuat penduduk di sana tak mengerti dengan jelas ada peristiwa politik paling signifikan di negara itu selama bertahun-tahun.


Menurut kantor berita KCNA yang dikelola Pemerintah Korut, foto-foto Kim Jong Un jalan-jalan sekitar Singapura telah diterbitkan pada malam sebelum pertemuan puncak dengan Trump. Kim difoto mengunjungi Sky Park di atap gedung Marina Bay Sands, Great Flower Garden, dan Pelabuhan Singapura.


Surat kabar Rodong Sinmun milik negara menempel gambar di halaman depan Selasa. Pada hari Selasa, KCNA menulis tentang Kim: Menikmati pemandangan di Kota Singapura dari gedung Marina Bay Sands. Singapura merupakan negara yang bersih dan indah, dan setiap bangunan bergaya seperti yang ia dengar di masa lalu. Menambahkan keinginan untuk belajar banyak dari pengetahuan dan pengalaman yang baik dari Singapura di berbagai bidang di masa depan.


Pada hari Senin, warga Korut membaca berita kedatangan Kim di Singapura sehari sebelumnya. Berkumpul di luar stasiun kereta di Ibu Kota Pyongyang, kerumunan warga menyaksikan Kim turun dari pesawat Air China dan berjabatan tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.


Pemerintah Korut secara ketat mengontrol aliran informasi di dalam negeri, dan warga sering dihukum berat karena mengkonsumsi media yang tidak disetujui oleh Pyongyang. Pada pertemuan antar-Korea bulan April antara Kim dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, hanya pada hari berikutnya KCNA melaporkan tentang pembicaraan, yang mereka sebut bersejarah dan merupakan perkembangan yang inovatif.


Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore