
Relawan ACT mendistribusikan paket Ramadan di daerah pelosok Indonesia.
JawaPos.com - Lembaga kemanusiaan global Aksi Cepat Tanggap (ACT) tidak pernah berhenti berkiprah selama Ramadan. Baik di dalam maupun di luar negeri.
Ada berbagai kegiatan kemanusiaan terus berlangsung tanpa henti dilakukan ACT. Di dalam negeri yakni program Buka Puasa Bersama Jakarta Bahagia (BBJB) yang digagas bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kemudian program Kapal Ramadhan ke sejumlah wilayah tepian negeri. Terbaru pendistribusian Paket Pangan Ramadan (PPR) kepada masyarakat serta prajurit TNI penjaga kawasan tapal batas.
Di luar negeri tak kalah eksis, dapur umum ACT tetap melayani ifthar dan sahur untuk pengungsi Syria di Turki, warga Gaza Palestina serta di kamp pengungsian Rohingya yang ada di Bangladesh.
Senior Vice President ACT, N Imam Akbari menuturkan, kegiatan tersebut berlangsung selama satu bulan penuh hingga memasuki hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.
Pada program BBJB sukses dilaksanakan selama 20 hari di 114 RW padat dan miskin di seantero Jakarta. Buka bersama ini dirasakan oleh 200 ribu jiwa penerima manfaat. "Program ini ditutup tanggal 6 Juni lalu oleh Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan," ungkapnya kepada JawaPos.com, Rabu (13/6).
Di saat bersamaan, ACT juga menggelar kegiatan distribusi bantuan pangan melalui program Kapal Ramadhan ke sejumlah wilayah pedalaman di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan serentak di 14 Cabang ACT yang tersebar di seluruh Indonesia.
Belum selesai program itu, amanah lain juga harus dijalankan tim implementasi program ACT. Amanah itu adalah untuk melakukan pendistribusian paket pangan Ramadhan kepada masyarakat dan prajurit penjaga tapal batas di sejumlah wilayah terluar negara Indonesia tercinta. Sebut saja ada di kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, NTT hingga Papua.
Kegiatan ini baru berakhir H-2 lebaran. Pasukan relawan ACT mulai meninggalkan daerah implementasi dengan diiringi senyuman semringah dari masyarakat dan prajurit-prajurit TNI di tapal batas.
Bertepatan dengan kembalinya para relawan dari perbatasan, ACT kembali harus berjibaku mengerahkan pasukan medisnya dengan membuka posko di pelabuhan Merak banten.
Posko itu khusus memberikan bantuan pelayanan medis bagi para pemudik. Posko ini juga didukung mobil ambulan pre hospital yang superkeren, lengkap dengan fasilitas pelayanan medis berstandar internasional.
Sejumlah dokter serta paramedis dan relawan juga turut hadir dalam mendukung program ini. Selain pelayanan medis, posko ACT juga memberikan pelayanan pijat dari para relawan terapis profesional serta pendistribusian takjil bagi para pemudik yang akan berbuka puasa di hari-hari terakhir Ramadan.
Di tengah penyiapan program menjelang Idul Fitri tersebut, ACT mendapatkan kabar gembira dihadiahi hasil audit akuntan publik independent berupa predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). WTP adalah predikat tertinggi dalam sebuah proses audit keuangan.
“Sejak lembaga ini berdiri 13 tahun silam, predikat WTP itu selalu melekat. Ini bukti pengelolaan keuangan lembaga telah dilakukan secara profesional,” sebut Imam Akbari.
Kembali disinggung soal program di Hari Raya Idul Fitri, ACT masih terus bekerja untuk umat. Menurut Vice President bidang Komunikasi, Iqbal Setyarso, ACT akan tetap mengoperasikan food truck untuk pembagian makanan gratis bagi 1.000 pemudik setiap harinya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
