Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Juni 2018 | 01.18 WIB

Debat Cagub, KPU Sumsel Siapkan Kartu Merah

Rapat Koordinasi (Rakor) KPU Sumsel jelang debat Pilgub tahap kedua. - Image

Rapat Koordinasi (Rakor) KPU Sumsel jelang debat Pilgub tahap kedua.

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) bakal menyelenggarakan debat calon gubernur (cagub) tahap kedua. Acara dijadwalkan berlangsung di Hotel Wiyndham Jakabaring, Palembang, pada 21 Juni mendatang.


Debat kedua ini bakal berbeda dengan yang pertama. Peserta yang melanggar aturan akan diberikan kartu merah. Hal itu sebagai tanda pelanggaran dan dikeluarkannya peserta dari arena debat. “Ini bentuk tindakan tegas kami agar debat berjalan lancar dan aman,” kata Ketua KPU Sumsel Aspahani saat memberikan keterangan pers, Selasa (12/6).


Debat tahap kedua ibarat permainan sepakbola. Wasit mengantongi dua kartu. Yakni, kartu kuning dan merah. Jika ada pemain yang melakukan pelanggaran keras tentu akan diberikan kartu merah. Moderator yang akan bertindak sebagai wasit.


“Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Jika memang ada temuan yang melanggar, baik pasangan calon maupun tim pemenangan, akan dikeluarkan dari ruangan debat,” tegasnya.


KPU Sumsel telah melakukan rapat koordinasi untuk menentukan hal yang melanggar. Di antaranya, pasangan calon dilarang mondar-mandir di panggung atau meninggalkan tempat saat menyampaikan paparan dan selama debat berlangsung. “Debat akan ditayangkan di televisi. Sehingga jika pasangan calon mondar-mandir, dikhawatirkan akan menutupi kamera,” ujar Aspahani.


Komisioner KPU Sumsel Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Ahmad Naafi menambahkan, debat tahap kedua mengusung tema mewujudkan daya saing daerah yang maju dan terdepan untuk kesejahteraan dan kemakmuran Sumsel. “Debat kali ini kami sengaja menggali program unggulan masing-masing pasangan calon agar masyarakat dapat menentukan program mana yang paling baik,” sambungnya..


Ada lima orang yang disiapkan sebagai panelis. Mereka dari LIPI, KPK, akademisi dan lain sebagainya. “Kami harap dengan adanya debat ini, maka dapat menjadi referensi masyarakat dalam memilih calon gubernur yang baik untuk lima tahun kedepan,” tutupnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore