Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Juni 2018 | 12.55 WIB

Dari Hasil Otopsi, Terkuak Cara Sadis Riyad Habisi Nyawa Istrinya

Kotak yang berisi mayat di dalam Musala Al Musyarafah, Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Kotak itu dititipkan oleh orang tidak dikenal, Minggu (10/6) dini hari. - Image

Kotak yang berisi mayat di dalam Musala Al Musyarafah, Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Kotak itu dititipkan oleh orang tidak dikenal, Minggu (10/6) dini hari.

JawaPos.com - Hasil otopsi yang dilakukan tim forensik RSUD Ulin Banjarmasin, menunjukkan penyebab kematian Linda Wati, perempuan nahas yang dibunuh oleh suaminya sendiri dan jasadnya dititipkan di Musala Al Musyarafah.


Proses otopsi itu sendiri didampingi oleh Tim Biddokkes Polda Kalsel, Polres Banjar, dan Polsek Sungai Tabuk. Proses otopsi berlangsung lebih kurang lima jam lamanya. Hasilnya, korban dihabisi dengan cara dijerat di lehernya menggunakan tali. Terlihat ada luka di bawah kulit kepala bawah rambut bagian belakang.


"Sebab kematian diduga adanya trauma lecet dan tekanan di leher sehingga terjadi sumbatan oksigen dan menimbulkan tanda, dan tidak mendapatkan aliran oksigen di organ utama," terang Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Zainul Hakim, dikutip dari Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group), Selasa (12/6).


Sebelumnya, warga Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk heboh, Minggu (10/6). Mereka mendapati mayat di Musala Al Musyarafah di dalam sebuah kotak plastik. Mayat itu dititipkan oleh orang tidak dikenal.


M Said, salah seorang saksi mata mengatakan, dia sempat melihat kedatangan seorang pria dengan sepeda motor Yamaha Jupiter butut yang membawa kotak itu di belakang jok motor. Saat itu, Said bersama beberapa rekannya bersantai di teras musala setelah tadarusan berjamaah.


Yang lebih dramatis lagi, Said dan jamaah sendiri bahkan membantu pengendara tersebut menurunkan kotak itu dari motornya. Pelaku meminta izin meletakkan boks tersebut di musala sebentar karena hendak kembali ke rumah mengambil telepon genggam.


Setelah dibuka usai salat Subuh ternyata isinya mayat dengan kondisi mengerikan, diikat dan dilipat. Belakangan pelaku diketahui bernama Riyad, yang tak lain adalah suami korban. Pelaku sudah diamankan polisi dan menjalani pemeriksaan.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore