
Pemudik yang beristirahat saat melintasi ruas tol Fungsional.
JawaPos.com - Jutaan umat Muslim sudah mulai bergerak ke kampung halaman untuk bersiap merayakan Idul Fitri 1439 H. Mereka yang mudik mengakses kampung halaman dengan perjalanan darat, laut, udara. Bagi yang menggunakan perjalanan darat, terutama pemakai kendaraan pribadi bakal membutuhkan tempat peristirahatan di sepanjang lintasan mudiknya.
Tempat istirahat itu tidak hanya terdapat di rest area yang disediakanpemerintah, tapi ada juga yang disediakan secara swadaya oleh masyarakat untuk melayani pemudik. Seperti yang dilakukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Ormas sayap dari Nahdlatul Ulama (NU) itu mendirikan 554 posko mudik Lebaran 2018 di berbagai provinsi.
"Pendirian posko mudik ini juga merupakan kontribusi berkelanjutan dari Banser untuk masyarakat dan negara atas nama kemanusiaan. Kami ikut memberikan rekomendasi kepada pemerintah terhadap kualitas pelayanan publik di waktu mendatang," kata Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Alfa Isnaeni di Markas Satkornas Banser, Jakarta, Senin (11/6).
Alfa menyebut, posko mudik Banser bertema “Istirahat untuk Selamat” didirikan selama tujuh hari. Terhitung sejak Minggu (10/6) hingga Minggu (17/6) mendatang. Kehadirannya untuk melayani pemudik yang lelah di perjalanan. Ketika lelah dapat mampir di Posko Mudik Banser untuk beristirahat.
Posko mudik itu sangat mudah ditemui, karena berlokasi di depan masjid, dekat SPBU, rest area, jalur pelabuhan, jalur bandara, dan tempat-tempat lain yang representatif.
Sebarannya di berbagai provinsi. Di Jabar terapat 72 tempat; Jateng (309); Jatim (73); DKI Jakarta (6); dan Banten (6). Di Pulau Sumatera posko lebaran tersebar di Lampung (25 titik); Riau (10 titik); Sumsel (6 titik); Sumut (5 titik); dan Jambi (4 titik).
Di provinsi lainnya seperti di Kalimantan (13 posko); Sulawesi (11 posko); Bali (3 posko); NTB (4 posko); Maluku, Maluku Utara, dan Papua 7 titik.
Alfa mengatakan, layanan yang disediakan di Posko Mudik Banser 2018 meliputi informasi mudik, rest area, tempat parkir, MCK, tempat ibadah, layanan kesehatan (P3K), pijat refleksi, dan pertolongan gawat darurat.
"Kami juga menyediakan hiburan berupa televisi, layanan otomotif seperti cuci mobil atau motor, dan bengkel darurat. Warung nasi/kopi juga ada. Sedangkan untuk takjil kami sediakan gratis,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pendirian Posko Mudik Banser 2018 terjalin atas bekerja sama dengan pemerintah pusat maupun daerah, pihak swasta, stasiun-stasiun radio, dan penyedia fasilitas umum.
"Yang terlibat adalah jajaran anggota Banser mulai Satkornas sampai dengan Satkorkel, dengan jumlah tidak kurang dari 11.000 anggota Banser,” katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
