Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Juni 2018 | 05.34 WIB

Mayat Begal Sadis Ditolak Keluarga, Akhirnya Diambil Pemerintah

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Mayat Aladin, 40, salah satu komplotan perampok sadis, ditolaj keluarganya untuk dimakamkan di Desa Melati Agung Kecamatan Semendawai Suku III, OKU Timur. Aladin tewas ditembak mati petugas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Senin (11/6).


Pihak keluarga pun membuat surat pernyataan untuk menolak menerima mayat tersangka. Akibatnya, jenazah pun langsung diambil alih oleh Pemkab OKU untuk dimakamkan secara Islam.


“Kami sudah rapatkan dan akibat penolakan ini kami ambil alih pemakaman dan akhirnya dikebumikan di TPU Terukis Kecamatan Martapura,” kata Bupati OKU Timur, Kholid Mawardi saat memberikan keterangan pers, Senin (11/6).


Dengan kejadian ini, ia dan jajaran Pemkab OKU Timur akan terus mendukung Polres OKU Timur untuk memberantas tindak kejahatan. Tak peduli siapapun, jika meresahkan warga makan langsung ditindak tegas.


“Memang komplotan jenazah ini sangat meresahkan warga. Karena itu, saya meminta masyarakat juga mendukung langkah yang dilakukan Polres OKU Timur,” tutupnya.


Sementara itu, Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya juga membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, ditolaknya jenazah perampok sadis ini dikarenakan keluarga malu apalagi yang dirampok tersebut merupakan tetangganya sendiri.


“Karena itu, baik pihak keluarga maupun warga setempat tidak menerima mayat ini,” katanya.


Keluarga tersangka pun sudah berulang kali mengingatkan tersangka untuk bertobat terutama merampok tetangga sendiri. Namun, hal ini tidak didengarkan tersangka. Hingga akhirnya tersangka ditembak mati saat akan ditangkap.


“Tersangka akhirnya dimakamkan di TPU Terukis Kecamatan Martapura,” tutupnya.


Seperti diketahui, Dua perampok sadis yakni Aladin, 40, warga Desa Melati Agung Kecamatan SS III Kabupaten OKU Timur, dan Romlan, 42, warga Desa Wonotirto Kecamatan Belitang 1 Kabupaten Oku Sumsel, terpaksa ditembak mati oleh petugas kepolisian karena malawan saat akan ditangkap.


Kedua perampok tercatat sudah tiga kali melakukan perampokan sadis yang korbannya merupakan bos karet, bos sapi yang merupakan tetangganya sendiri,” tutupnya.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore