Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Juni 2018 | 04.51 WIB

Ungkap Dugaan Umrah Fiktif Edy Rahmayadi, Ustad Ade Mendapat Ancaman

Ustad Ade Darmawan (tengah) saat menggelar konferensi pers soal dugaan umroh fiktif Edy Rahmayadi beberapa waktu lalu. - Image

Ustad Ade Darmawan (tengah) saat menggelar konferensi pers soal dugaan umroh fiktif Edy Rahmayadi beberapa waktu lalu.

JawaPos.com - Ustad Ade Darmawan mendapat ancaman verbal dari orang tidak dikenal, setelah memaparkan dugaan umrah fiktif yang dilakukan Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. Ade mendapat teror via pesan singkat via seluler.


Isi pesan singkat itu cukup membuat mental bergidik. Orang yang mengirim SMS tersebut, mengancam akan membunuh Ade.


“Hei Jongos Cepat Kocabut Spanduk Pemimpin Jujur MU Itu. Udah Kami Gambar Posisimu Keluargamu, Siang Ini Koterima Balasan, Halal DarahMU DJONGOS !!” begitu pesan singkat yang diterima Ade.


Ternyata ancaman itu tidak cuma sekali. Setelah pesan singkat yang pertama, Ade kembali menerima yang kedua.


"Kami Tunggu Sampai Ashar, Kalau Tidak Koturunkan Spandukmu Di Makam Pahlawan, Malaikat Maut Akan Menjemptmu.” ujar pengirim pesan singkat.


Dua pesan singkat itu diterima Ade, Senin (11/6) sekitar pukul 09.49 WIB. Ade memang mengakui pihaknya memang memasang spanduk bertuliskan ‘Pilihlah Pemimpin yang Jujur’ atas nama Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi).


“Lalu apa salahnya meminta memilih pemimpin jujur?” ujar Ketua DPC Bamusi Kota Medan ini, Senin (11/6).


Ade mengatakan, ancaman pembunuhan ini tidak semata-mata soal spanduk. Tetapi, menurutnya berkaitan dengan aksinya yang membongkar dugaan umrah fiktif Edy Rahmayadi. “Ini rentetannya,” ujarnya.


Oleh karena itu, Ustad Ade melaporkan ancaman pembunuhan  yang diterimanya ke Polrestabes Medan dengan nomor pelaporan LP/1204/VI/2018/SPKT RESTABES MEDAN.


“Ancaman kematian sudah diatur Allah. Dia (pengancam) bukan tuhan yang mengirim malaikat maut kepadaku,” tegasnya.


Lebih jauh, Ustad Ade mengajak warga Sumut untuk tidak takut berkata jujur. “Dan jangan takut membongkar kebohongan,” ujarnya.


Sepertu diketahui, Ustad Ade yang juga Ketua Bidang Organisasi Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia Sumatera Bagian Utara (Amphuri Sumbagut), membongkar dugaan umrah fiktif Edy Rahmayadi.


Dalam konferensi pers Rabu (6/6), Ustad Ade membongkar kebohongan Edy yang mengaku pergi umroh dengan dua cara. Pertama dengan membuka laman imigrasi Saudi Arabia yaitu visa.mofa.gov.sa dan kedua, membuka laman milik Kementerian Agama, sipatuh.kemenag.go.id.


Dari kedua aplikasi online tersebut, tidak ada nama Edy Rahmayadi yang tercatat melakukan perjalanan umroh. “Kalau benar (umroh) buktikan, kenapa takut?” ungkapnya. 


Dugaan Umroh fiktif ini sudah dibantah Edy mentah-mentah. Bahkan Edy mengatakan, jika Ade terus mengurusi soal ibadahnya, mantan Pangkostrad itu tidak segan akan menuntutnya ke ranah hukum.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore