Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Juni 2018 | 00.25 WIB

Nyanyian Politik Amien Rais, Nyinyiran Bernada Sumbang

Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais - Image

Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais

JawaPos.com - Politisi muda PDI Perjuangan Eko Suwanto angkat bicara terkait kritikan yang kerap dilontarkan oleh Amien Rais belakangan ini. Ia menilai, nyanyian politik Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut hanya nyinyiran bernada sumbang. Kritik yang ditujukan ke pemerintahan Joko Widodo tersebut diungkapkannya tanpa dasar.


"Kami akan terus dorong Presiden Jokowi bekerja optimal tanpa direpotkan nyanyian politik Amien Rais yang bernada sumbang," kata pria yang juga Ketua Komisi A DPRD Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) itu, Senin (11/6).


Sebagaimana diketahui, Amien Rais dalam nyanyian politiknya di acara Tausiyah Kerakyatan 2019 Indonesia Pasca Jokowi di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Sabtu (9/6) lalu melantunkan lagu 2019 Ganti Presiden.


Selain direkam oleh politisi dari Partai Aman Nasional (PAN), juga ada nama-nama seperti Fadli Zon, Ustad Hasan Haikal, musisi Ahmad Dhani dan Derry Sulaiman.


Eko berbalik menilai, simpati publik kepada Amien Rais sudah berkurang. Terbukti catatan kekalahan dukungan politik menunjukan rakyat tidak memberikan suara kepada lulusan Amerika Serikat ini.


Rakyat, menurutnya lebih cerdas memberikan hukuman politik. Ia juga mengajak agar masyarakat Indonesia untuk bisa bersama menjalankan ajaran dan nilai yang ada di konstitusi bangsa yaitu Pancasila dan UUD 1945. Salah satunya langkah mencerdaskan kehidupan bangsa, mewujudkan perdamaian abadi.


"Pemerintah RI di bawah kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla sekarang sedang bekerja keras menjalankan Trisakti seperti yang digelorakan Soekarno, sang proklamator. Berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan," kata Eko.


Di tengah tantangan global perekonomian dunia dan hubungan internasional maka sejatinya yang dibutuhkan adalah kerja bersama untuk mewujudkan cita-cita dan harapan rakyat, mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.


"Kekuasaan itu kini sedang diarahkan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, mari kita bersama wujudkan. Ayo jaga persatuan bangsa dan bekerja keras wujudkan kesejahteraan rakyat," pungkasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore