
Hubert Wirth saat beristirahat dengan traktor yang membawanya ke Rusia dari Jerman.
JawaPos.com - Piala Dunia hanya berlangsung 4 tahun sekali. Tak heran banyak fans atau suporter yang berusaha untuk hadir di ajang sepak bola paling akbar di seantero jagat ini. Salah satunya adalah Hubert Wirth yang melakukan perjalanan dari Jerman ke Rusia dengan melalui jalan darat.
Jangan bayangkan Hubert mengendarai sebuah mobil produksi terbaru yang nyaman dan bisa melesat di jalan tol. Dia hanya menggunakan sebuah traktor yang bagian belakangnya tersambung dengan sebuah karavan kecil dengan bentuk yang unik.
Hubert pantas disebut sebagai kakek pemberani. Bagaimana tidak, untuk melakoni perjalanan lebih dari 1.800 km dari Jerman ke Rusia dia menggunakan sebuah traktor tua. Menurut lansiran abw.ly, traktor dengan nama 'Lanz Bulldog' di bagian depan ini merupakan produksi 1936.
Artinya, traktor ini sudah berumur 82 tahun. Kecepatannya pun diperkirakan tak lebih dari 20 km per jam. Hubert dan traktor diketahui publik saat memasuki perbatasan Belarusia. Negara ini merupakan wilayah terakhir sebelum masuk ke Rusia jika melakukan perjalanan darat dari Jerman.
Tak hanya itu, dia pun melakukan perjalanan jauh tersebut hanya ditemani seekor anjing. Kendaraan unik yang dipakainya kontan menjadi pusat perhatian setiap kali beristirahat atau tengah menambah solar di pom bensin.
"Saya pernah bekerja di pabrik Mercedes selama 30 tahun. Ada banyak mobil berkecepatan tinggi di sana, tapi saya bosan membawa mobil dengan kecepatan tinggi. Saya ingin melakukan perjalanan yang santai. Karena, jika Anda berjalan santai maka Anda akan tahu lebih banyak soal negara yang dilalui selama perjalanan," jelas Hubert kepada abw.ly.
Menurut abw.by, kendaraan yang digunakan Hubert tidak mengalami masalah selama perjalanan. Kecuali sedikit hambatan saat harus memasuki pintu perbatasan Belarusia. Petugas tak siap menerima sebuah traktor yang melewati perbatasan. Hubert sampai terhenti sekitar 6 jam karena kendaraannya diperiksa secara mendetail oleh pihak imigrasi.
Satu hal yang tak kalah menarik adalah karavan yang ada di belakang traktor. Bentuknya mirip tong bir, minuman yang mudah ditemui di Jerman. Ada sebuah sepeda terikat di bagian depan karavan ini. Sebuah tulisan 'Hallo Moskau!' seolah menegaskan tujuan sang pemilik karavan.
Meski bentuknya sangat tradisional, terbuat dari kayu, karavan ini dilengkapi dengan sumber energi modern. Sebuah panel surya dipasang di bagian atas. Cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik dari karavan tersebut saat beristirahat di malam hari. Pasalnya, di dalam karavan tersebut dilengkapi sebuah tv LCD dan perangkat hiburan lainnya.
Hubert menargetkan di sudah tiba di Moscow pada saat pembukaan Piala Dunia 2018. Untuk selanjutnya melakukan perjalanan ke St Petersburg. Untuk rute pulang, rencananya Hubert akan melewati Finlandia dengan menggunakan kapal laut.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
