
EKSTREM: Aksi para prajurit Raider Kostrad saat menaklukkan ular.
JawaPos.com - Setidaknya, empat prajurit Raider Kostrad, menakhlukkan ular dengan cara ekstrem. Satu per satu mereka menakhlukan ular-ular dengan cara digigit, dan dikuliti dengan tangan kosong.
Aksi ekstrem yang ditampilkan oleh para prajurit Kostrad itu merupakan salah satu bentuk survival atau cara bertahan hidup dan digunakan ketika kondisi darurat.
Aksi tersebut bukan ditampilkan di tengah hutan. Melainkan di Pantai Tamban, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Keahlian itu ditunjukkan saat penutupan latihan pembentukan Raider Satuan Jajaran Kostrad Gelombang I TA 2018, Minggu (10/6).
Penutupan latihan pembentukan Raider tersebut ditandai dengan penanggalan tanda peserta dan pemasangan baret yang disertai dengan penyematan tanda kualifikasi, penerimaan sertifikat dan pembacaan janji prajurit Raider.
Latihan ini setidaknya diikuti oleh 500 orang prajurit dan 103 orang pelatih. Panglima Divisi 2 Kostrad, Mayjen TNI Marga Taufiq, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk prajurit yang handal.
"Selain itu, melengkapi kualifikasi prajurit satuan jajaran Kostrad yang belum memiliki kualifikasi Raider sebagai standar mutlak yang harus dimiliki oleh prajurit Kostrad," ujarnya dalam sambutan.
Latihan yang dilaksanakan selama 3 bulan, Maret hingga Juni ini, terdiri dari tiga tahapan latihan. Yaitu tahap basis di Daerah Latihan Kodam V/Brawijaya di Sidodadi, Lawang. Kemudian, tahap gunung hutan di Pancorsari komplek dan tahap rawa laut di Pantai Tamban komplek.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono melalui amanatnya yang dibacakan oleh Marga, mengatakan, dengan penyematan kualifikasi Raider ini para prajurit Kostrad harus selalu siap. Terutama untuk melaksanakan tugas-tugas Operasi Khusus. Tujuannya, menghadapi berbagai kemungkinan ancaman yang akan terjadi menurut tipologi wilayah satuan masing-masing, serta lingkungan strategis dan teknologi yang berkembang saat ini.
Menurutnya, tugas-tugas tersebut sejalan dengan peran Kostrad sebagai komando utama. Dengan adanya kegiatan tersebut, selain memberikan kebanggaan dan rasa percaya diri, juga menambah profesionalisme.
"Diharapkan, para prajurit dapat berhasil dengan baik dan berhasil melaksanakan tugas," tandasnya.
Acara ini juga diwarnai dengan demonstrasi Renang Taktis, Pendaratan Laut, Pancangan Kaki Pantai (PKP), Snapling serta Tehnik Mobud. Sekaligus pemberian Brevet Kehormatan Raider kepada Kasdivif 1 Kostrad, Kasdivif 2 Kostrad dan Danmenarmed 1 Kostrad.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
