
PIALA DUNIA DI DEPAN MATA: Jam penghitung mundur Piala Dunia 2018 di Lapangan Merah, Moskow, Sabtu (9/6). Pembukaan Piala Dunia 2018 dihelat di Stadion Luzhniki, Moskow.
JawaPos.com - Tradisi itu dimulai pada 1986. Ya, 32 tahun silam. Di Meksiko. Saat itulah untuk kali pertama Jawa Pos melakukan liputan langsung dari arena Piala Dunia. Selain sukses Argentina meraih gelar juara, gol Tangan Tuhan Diego Armando Maradona ke gawang Inggris menjadi ceria tak terpisahkan dari perhelatan akbar Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Setelah itu, Jawa Pos tidak pernah absen mengirimkan jurnalisnya ke panggung Piala Dunia. Menjadi saksi mata dari drama-drama yang terjadi di atas lapangan hijau. Italia 1990. Amerika Serikat 1994. Prancis 1998. Korsel-Jepang 2002. Jerman 2006. Afrika Selatan 2010. Brasil 2014. Dan, tradisi itu berlanjut ke Rusia 2018.
Ini kali pertama negeri Beruang Merah –julukan Rusia– dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia. Meski sempat diwarnai kontroversi, keputusan 22 anggota Executive Committee FIFA (Federasi Sepak Bola Dunia) tidak bisa diganggu gugat. Rusia mengalahkan Portugal-Spanyol, Belgia-Belanda, dan Inggris dalam dua kali voting di Zurich, Swiss, pada 2 Desember 2010.
Tentu, FIFA tidak asal memilih. Rusia juga tidak asal mencalonkan diri. Kepercayaan itu pun dibayar setimpal. Rusia menghabiskan ratusan triliun rupiah untuk mempersiapkan diri sebagai host yang baik. Sebelas kota dipilih untuk menjadi penyelenggara. Sebanyak 12 stadion terbaik disiapkan. Sembilan stadion di antaranya benar-benar baru. Dibangun khusus untuk Piala Dunia 2018.
Rusia benar-benar bersolek. Citra sebagai negeri yang tertutup seperti saat era perang dingin telah berlalu. Berbagai kemudahan diberikan untuk siapa pun yang ingin menikmati pesta Piala Dunia. Pintu masuk Rusia dibuka lebar. Wartawan dan suporter dari penjuru dunia dipersilakan datang. Rusia tidak hanya menyambut dengan senyum, juga cinta.
Tunggu laporan langsung khas Jawa Pos dari Rusia selama perhelatan Piala Dunia 2018 di Jawa Pos koran dan kanal khusus di JawaPos.com. Spasiba.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
