Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Juni 2018 | 22.56 WIB

Waspadalah, Penggunaan Lap Serba Guna Bisa Sebabkan Keracunan

Serbet untuk mengelap banyak barang - Image

Serbet untuk mengelap banyak barang

JawaPos.com - Penggunaan kain lap sangatlah akrab dengan kehidupan sehari-hari khususnya urusan rumah tangga. Namun ternyata sebuah penelitian memaparkan fakta mengejutkan bahwa penggunaan lap serba guna yang tidak sesuai dapat beresiko menyebabkan keracunan.


Para ilmuwan dari Universitas Mauritius memeriksa 100 kain lap atau yang dikenal dengan serbet yang telah digunakan selama satu bulan dan menemukan bakteri E coli. Pada dasarnya bakteri E coli cenderung sering ditemukan di kain lap yang digunakkan secara multifungsi seperti menyeka peralatan, membersihkan permukaan, dan mengeringkan tangan sekaligus.


Selain pada kain lap, bakteri E coli juga lebih mungkin ditemukan pada handuk basah. Hal paling sering ditemukan adalah pada daging yang kita makan. Penelitian tersebut membuktikan bahwa penggunaan multiguna kain lap dalam pekerjaan rumah tangga dapat menyebabkan resiko keracunan makanan.


Penggunaan kain lap secara multifungsi dapat meningkatkan kemungkinan kontaminasi silang dari patogen potensial yang dapat menyebarkan bakteri dan menyebabkan keracunan makanan. Penelitian tersebut telah dipresentasikan pada pertemuan tahunan America Society for Microbiology di Atlanta, Georgia.


Pemerintah lantas merekomendasikan mencuci atau mengganti lap piring, kain lap serbet, spons, dan sarung tangan oven secara teratur sampai kering sebelum digunakan kembali.


Para ilmuwan telah membudidayakan bakteri yang ditemukan di handuk untuk mengidentifikasi dan menentukan darimana bakteri-bakteri itu berasal. Dari banyaknya handuk yang dikumpulkan, 49 persen di antaranya memiliki tempat pertumbuhan bakteri seperti dilansir BBC, Minggu, (10/6).


Dari 49 sampel terdapat 36,7 persen pertumbuhan bakteri coliform yang termasuk ke dalam kelompok bakteri E coli. Sisanya yaitu sebanyak 36,7 persen adalah enterococcus spp dan 14,3 persen staphylococcus aureus. E coli merupakan sejenis bakteri yang pada umumnya berada di usus manusia dan hewan. Memang tidak berbahaya namun beberapa daopat menyebabkan keracunan makanan berat dan infeksi serius.



Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore