
Serbet untuk mengelap banyak barang
JawaPos.com - Penggunaan kain lap sangatlah akrab dengan kehidupan sehari-hari khususnya urusan rumah tangga. Namun ternyata sebuah penelitian memaparkan fakta mengejutkan bahwa penggunaan lap serba guna yang tidak sesuai dapat beresiko menyebabkan keracunan.
Para ilmuwan dari Universitas Mauritius memeriksa 100 kain lap atau yang dikenal dengan serbet yang telah digunakan selama satu bulan dan menemukan bakteri E coli. Pada dasarnya bakteri E coli cenderung sering ditemukan di kain lap yang digunakkan secara multifungsi seperti menyeka peralatan, membersihkan permukaan, dan mengeringkan tangan sekaligus.
Selain pada kain lap, bakteri E coli juga lebih mungkin ditemukan pada handuk basah. Hal paling sering ditemukan adalah pada daging yang kita makan. Penelitian tersebut membuktikan bahwa penggunaan multiguna kain lap dalam pekerjaan rumah tangga dapat menyebabkan resiko keracunan makanan.
Penggunaan kain lap secara multifungsi dapat meningkatkan kemungkinan kontaminasi silang dari patogen potensial yang dapat menyebarkan bakteri dan menyebabkan keracunan makanan. Penelitian tersebut telah dipresentasikan pada pertemuan tahunan America Society for Microbiology di Atlanta, Georgia.
Pemerintah lantas merekomendasikan mencuci atau mengganti lap piring, kain lap serbet, spons, dan sarung tangan oven secara teratur sampai kering sebelum digunakan kembali.
Para ilmuwan telah membudidayakan bakteri yang ditemukan di handuk untuk mengidentifikasi dan menentukan darimana bakteri-bakteri itu berasal. Dari banyaknya handuk yang dikumpulkan, 49 persen di antaranya memiliki tempat pertumbuhan bakteri seperti dilansir BBC, Minggu, (10/6).
Dari 49 sampel terdapat 36,7 persen pertumbuhan bakteri coliform yang termasuk ke dalam kelompok bakteri E coli. Sisanya yaitu sebanyak 36,7 persen adalah enterococcus spp dan 14,3 persen staphylococcus aureus. E coli merupakan sejenis bakteri yang pada umumnya berada di usus manusia dan hewan. Memang tidak berbahaya namun beberapa daopat menyebabkan keracunan makanan berat dan infeksi serius.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
