Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Juni 2018 | 12.00 WIB

Dana KJP Plus Bisa Ditarik Tunai, Sandi Minta Masyarakat Ikut Awasi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. - Image

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan 124.969 Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang telah didistribusikan kepada pelajar pada tahun ajaran 2018-2019. KJP itu ternyata bisa digunakan untuk menarik uang tunai.


"Ada porsi yang bisa ditarik tunai yang kami lakukan pembaruan tahun ini," kata Sandi seperti dikutip JPNN.com (Jawa Pos Group) di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (8/6).


Sandi mengatakan, pihaknya mengubah kebijakan program itu berdasar masukan dari banyak elemen masyarakat. Menurutnya, ada keluhan tentang orang tua murid yang membutuhkan uang tunai untuk membeli kelengkapan sekolah.


"Mungkin sarapan paginya. Mungkin bagian dari transportasi, karena transportasi kan 30 persen dari penghasilan kita, sangat tinggi," kata Sandi.


Sandi juga menilai murid butuh kursus di luar sekolah yang membutuhkan biaya tunai. Oleh karena itu, Sandi mengaku memberikan porsi tunai di dalam KJP Plus.


"Jadi, kami ingin semuanya mengawasi. Masyarakat sekitarnya mengawasi. Jangan sampai porsi tunai ini malah dipakai untuk hal-hal yang konsumtif," tandas Sandi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore