Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Juni 2018 | 06.51 WIB

Yudi Latif Mendadak Mundur dari BPIP, Ini yang Dirasakan Mahfud MD

Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD mengaku terkejut dengan pengunduruan diri pimpinannya itu. Padahal sebelumnya, Yudi tidak memberikan tanda-tanda ingin hengkang dari jabatannya. - Image

Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD mengaku terkejut dengan pengunduruan diri pimpinannya itu. Padahal sebelumnya, Yudi tidak memberikan tanda-tanda ingin hengkang dari jabatannya.

JawaPos.com - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif menyatakan mundur dari jabatannya. Berbagai spekulasi dan kritik muncul lantaran mundurnya aktivis dan cendekiawan muda itu dari lembaga yang dipucuki oleh Megawati Soekarnoputri.


Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD mengaku terkejut dengan pengunduruan diri pimpinannya itu. Padahal sebelumnya, Yudi tidak memberikan tanda-tanda ingin hengkang dari jabatannya.


"Mundurnya Yudi Latif itu bagi kami mengejutkan. Karena kemarin saja masih ngantor, tapi tiba-tiba tadi pagi mengundurkan diri. Tapi saya maklum aja," kata Mahfud di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (8/6).


Menurut Mahfud, tak ada yang perlu diperdebatkan dengan pengunduran diri koleganya itu. Dia menyebut, alasan hengkangnya Yudi pun telah jelas, yakni komitmen menjaga keluarga.


"Kan alasannya di situ jelas, dia ngurus keluarga. Dia itu kan seorang single parent ya. Jadi istrinya sudah wafat, anaknya perlu perhatian dia," ucap Mahfud.


"Barangkali dengan kapasitas kerja yang seperti itu dia merasa agak berat. Sehingga mengundurkan diri, tapi itu biasa saja," sambungnya.


Sementara itu, terkait soal kritik kepada BPIP terkait dengan mundurnya Yudi, kata Mahfud, hal itu tidak bisa dibendung karena publik bebas untuk menafsir dan berpendapat.


"Kita tidak bisa menghalangi publik berpendapat apa pun. Publik pasti macam-macam pendapatnya dalam hal apa pun sama, ini pun begitu," katanya.


Tak hanya itu, dirinya pun menampik keluarnya Yudi dari BPIP lantaran polemik mengenai gaji BPIP. "Enggak, soal serangan gaji BPIP kan sudah selesai. Jadi bukan karena soal itu. Sudah kita jelaskan. Sekarang isunya kan bergeser ke Pancasila lawan radikalisme," pungkasnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore