
Pada H-7, pemudik sudah tumpah ruah di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (8/6).
JawaPos.com - Peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat di berbagai stasiun kereta api di Jakarta yang melayani perjalanan jarak jauh. Kepadatan penumpang itu menyambut arus mudik yang terjadi sejak H-7 Lebaran 2018.
Pantauan JawaPos.com di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (8/6), penumpang sudah berlalu lalang sejak pagi hari. Mereka menunggu keberangkatan kereta api dengan tujuan kampung halamannya masing-masing.
Para penumpang mayoritas satu keluarga dengan bawaan barang yang cukup banyak. Mereka duduk mengampar di selasar stasiun hingga ke bagian trotoar dekat area parkir.
Hal tersebut membuat jalan menuju pintu keberangkatan dan pintu keluar penumpang kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek terhalang. Pasalnya, jumlah penumpang kereta api jauh lebih banyak.
Padahal, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan satu ruang tunggu bagi para penumpang yang letaknya berada di arah selatan stasiun. Namun, lokasi yang kurang luas tidak cukup untuk menampung penumpang yang semakin membludak.
“Ya, nunggu kereta di sini, habisnya ruang tunggu nggak muat,” kata Rohmah, 37, penumpang KA Kertajaya saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jumat (8/6).
Selain ruang tunggu yang kapasitasnya tidak memadai, penumpang juga mengeluhkan tempat itu tidak nyaman. Jika masuk ke ruangan, akan terasa panas karena kurangnya udara.
“Mau ngerokok. Panas juga (di ruang tunggu), sumpek kan banyak orang, di sini (trotoar area parkir mobil) sejuklah angin banyak. Pengumuman juga masih kedengaran sampai sini,” tutur Joni, 30, saat ditemui terpisah.
Kepala Stasiun Pasar Senen Zainul mengatakan, penumpukan penumpang hingga ke luar ruang tunggu terjadi karena mereka datang pada jam yang tidak sesuai waktu boarding pass. Menurutnya, penumpang umumnya datang lebih dari satu jam sebelum keberangkatan kereta.
“Ya imbauan kami kepada penumpang sebenarnya gini, penumpang itu kan bisa boarding satu jam sebelumnya, sebelum jam keberangkatan. Jadi ya kalau keretanya jam 14.00 WIB, (penumpang) datangnya jam 10.00 WIB kan jadi menumpuk,” ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com.
Dia mengakui, fasilitas ruang tunggu adalah sesuai dengan kapasitas keberangkatan dari setiap stasiun. Dalam hal ini, kapasitas Stasiun Pasar Senen yakni 16-24 ribu penumpang.
“Sementara di kita, di stasiun mana pun juga kan area (tunggu)-nya sesuai dengan kapasitas keberangkatan dari situ,” tandas Zainul.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
