
Ketua DPR Bambang Soesatyo saat diwawancarai awak media
JawaPos.com - Usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku diklarifikasi perihal adanya aliran dana senilai Rp 50 juta ke DPD Golkar Jawa Tengah. Namun, dia membantah mengetahui perihal tersebut.
"Saya sampaikan selaku anggota DPR, itu tahun 2012, tidak mengetahui sama sekali soal transfer Rp 50 juta itu dan dari mana, dari siapa, motifnya apa," ungkapnya pada awak media, di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/6).
Dia juga mengaku bahwa pada tahun 2012 dirinya berada di komisi III. Oleh karena itu, perihal apapun informasi atau kegiatan yang ada di komisi II, dia mengaku sama sekali tidak mengetahuinya.
"Karena tahun 2012 itu saya di Komisi III dan tidak mengetahui sama sekali urusan Komisi II. Jadi pertanyaan selesai di situ," tukasnya.
Terkait aliran duti Rp 50 juta yang diterima DPD Golkar Jateng, pria yang akrab disapa Bamsoet ini juga menegaskan pihak DPD Golkar Jateng sudah mengembalikan uang yang ditransfer ditransfer pada Mei 2012 tersebut pada Desember 2017.
"Dikembalikan, menurut tadi disampaikan, itu Desember 2017, dan saya tidak tahu sama sekali. Itu pertanyaan sudah setop di situ," tuturnya.
Sementara itu, ketika ditanya lebih lanjut perihal kapasitasnya diperiksa sebagai saksi untuk Made Oka Masagung dan Irvanto Hendra Pambudi, Bamsoet mengaku hanya mengenal Irvanto.
"Saya tidak kenal sama sekali dengan Made Oka. Saya hanya tahu Irvanto karena itu keponakan pak Nov dan dia pengurus Partai Golkar," ujarnya
Untuk diketahui, Bamsoet Pada Desember 2017, telah dipanggil penyidik KPK untuk diperiksa sebagai saksi. Namun, saat itu dia tak hadir dengan alasan mengikuti Musyawarah Nasional Luar Biasa Golkar.
Pada Senin (4/6), Bamsoet juta memilih tidak hadir dengan alasan banyak tugas di DPR yang harus dikerjakan. Dia mengaku baru menerima surat panggilan pada Kamis (31/5) sementara agendanya sudah terjadwal lebih dulu.
Bamsoet juga menambahkan, alasan ketikdahadirannya dikarenakan pimpinan hanya memiliki waktu efektif hingga Jumat (8/6) untuk menjalankan tugas di DPR. Karena itu, lebih memprioritaskan menyelesaikan tugas tersebut lebih dahulu.
Terpisah, terkait pemeriksaan Bamsoet hari ini, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk mengklarifikasi aliran dana korupsi e-KTP kepada DPD Golkar Jateng. Kapasitas Bamsoet sendiri diperiksa karena Bamsoet merupakan kader Golkar Jateng yang berasal Dapil Jateng VII.
Sekadar informasi, selain memeriksa Bamsoet pada 26-27 April dalam dua hari itu, penyidik juga sudah memeriksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jawa Tengah, M. Iqbal Wibisono dan Bendahara DPD Partai Golkar Jawa Tengah Tahun 2012, Bambang Eko Suratmoko.
"Memang satu fakta baru yang belum diungkap selama ini dalam persidangan Irman, Setya Novanto terkait dengan fakta adanya dugaan aliran dana pada pihak lain. Jadi itu yang sedang kita dalami karena itulah kita lakukan pemeriksaan terhadap dua pengurus DPD partai Golkar jateng ini," ungkap juru bicara KPK Febri Diansyah saat ditanya perihal tujuan pemeriksaan terhadap para kader Golkar Jateng, Jumat (27/4).

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
