
Mudik bersama PGN 2018
JawaPos.com - Animo masyarakat untuk mengikuti program Mudik Bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengalami lonjakan yang signifikan tahun ini. Program yang rutin digelar PGN tersebut, tahun ini diikuti 3.000 orang peserta, meningkat 33,63 persen dibandingkan 2.245 pemudik tahun lalu.
Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengatakan, kegiatan mudik gratis selalu digelar PGN untuk mempermudah masyarakat pulang ke kampung halamannya tanpa harus berebut tiket bus di terminal. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan safari Ramadan PGN 2018.
Rachmat mencatat, tahun ini PGN menyewa 64 bus yang akan diberangkatkan dari 4 titik keberangkatan ke sejumlah kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Jumlah bus yang digunakan PGN untuk memberangkatkan pemudik bertambah dibandingkan tahun lalu sebanyak 45 bus.
"Pada hari Jumat (8/6) dan Sabtu (9/6), kami akan mengumpulkan 3.000 orang peserta Mudik Bersama PGN di 4 titik dan melepas keberangkatan bus yang akan digunakan oleh pemudik ke kampung halamannya masing-masing," kata Rachmat dalam keterangan resmi, Jumat (8/6).
Para peserta Mudik Bersama PGN yang telah mendaftarkan diri, diminta datang sebelum jadwal keberangkatan bus pada masing-masing titik. Keberangkatan rombongan pertama dilakukan pukul 07.30 WIB, di hari Jumat, 8 Juni 2018 dari Balai Komando, Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur.
"Rombongan pertama ini paling banyak jumlahnya, lebih dari 2.800 orang yang akan diangkut menggunakan 58 bus. Para pemudik merupakan keluarga Anggota Kopassus, keluarga pengemudi bajaj gas PGN, keluarga pekerja pihak ketiga PGN, dan ada juga keluarga pelanggan PGN," kata Rachmat.
Pada pukul 16.00 WIB, di hari yang sama, PGN akan memberangkatkan 3 bus untuk mengangkut 150 orang keluarga pegawai Kementerian ESDM dari kantor Kementerian ESDM di Jl. Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Sementara 2 bus lainnya untuk memberangkatkan 80 orang keluarga pegawai Kementerian ESDM dari Badan Meteorologi di Bandung.
Terakhir, PGN juga menyediakan 1 bus untuk mendukung program mudik bersama Kementerian BUMN yang akan diberangkatkan pukul 08.00 WIB pada hari Sabtu, 9 Juni 2018 dari Pantai Karnaval Ancol. Ada 45 orang pemudik dari keluarga pekerja pihak ketiga PGN yang akan berangkat dari titik tersebut.
Menurut Rachmat, PGN merupakan perusahaan yang didirikan oleh pemerintah untuk memberi manfaat seluas-luasnya bagi negara dan masyarakat.
"Salah satu cara kami merealisasikan komitmen tersebut adalah dengan membahagiakan para anggota TNI, sopir bajaj gas, petugas office boy, dan petugas cleaning service di kantor kami, serta pegawai Kementerian ESDM untuk bisa pulang ke kampung halamannya. Mereka ini telah banyak membantu PGN dalam memperluas pemanfaatan gas bumi di Indonesia," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
