Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Juni 2018 | 20.00 WIB

Anggaran Kemenhan Hanya Disetujui Setengah, Menhan Cuma Bilang Begini

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizad Ryacudu melepas rombongan mudik gratis, pada hari ini Jumat (8/6). - Image

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizad Ryacudu melepas rombongan mudik gratis, pada hari ini Jumat (8/6).

JawaPos.com - Anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) 2019 yang disetujui DPR tidak sesuai seperti yang diharapkan. Sebab dari Rp 215 triliun pagu anggaran yang diajukan, DPR RI hanya memberi Rp 106 triliun.


Menanggapi hal itu, Menhan Ryamizard Ryacudu menyampaikan, pihaknya tidak akan menerima dan tidak mengajukan usulan lagi. Hal itu dikarenakan prajurit tidak terbiasa melakukan negosiasi selayaknya politikus.


"Ya, kami kan prajurit. Prajurit nggak bisa kaya politikus. Kami mengajukan sekali. Kalau nggak (disetujui), ya sudahlah laksanakan apa yang ada," ungkap Ryamizard di Kantor Kemenhan Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (8/6).


Meski hanya disetujui setengah dari anggaran yang diajukan, Ryamizard mengaku tidak keberatan dengan hal itu. Dia menyadari, dengan situasi ekonomi Indonesia seperti saat ini, pemerintah hanya mampu menyediakan dana Rp 106 triliun.


"Ya kalau setuju, setuju aja. Itu perintah ya laksanakan. Kami juga tahu ekonomi kita (saat ini), jangan kita belagak nggak tahu," lanjutnya.


Meski demikian, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mengaku anggaran Rp 106 triliun belum ideal dibandingkan kebutuhan Kemenhan. Oleh karena itu, Ryamizard mengharap Komisi I DPR RI mau membantu mengupayakan kekurangan ini.


"Nah, ini dibantulah sama Komisi I bisa nego. Kalau kami prajurit nggak bisa nego. Saran boleh dan laksanakan," imbuhnya.


Lebih jauh Ryamizard memastikan walaupun dengan anggaran Rp 106 triliun, belanja alutsista akan tetap dilakukan. Namun, belanja anggaran akan lebih banyak diperuntukan bagi perawatan alutsista yang ada.


"Bukan nggak ada (pengadaan alutsista). Ada tapi jumlahnya kurang. Tapi bagi saya nggak apa-apa jumlahnya berkurang, tapi belanja barang harus. Apa itu belanja barang? Perawatan. Terutama perawatan pesawat jangan sampai jatuh-jatuh lagi," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore