Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Juni 2018 | 17.41 WIB

Ribuan Pemudik Mulai Tiba di Solo

MUDIK: Sejumlah pemudik sudah terlihat tiba di Stasiun Balapan, Solo, Jateng, Jumat (8/6). - Image

MUDIK: Sejumlah pemudik sudah terlihat tiba di Stasiun Balapan, Solo, Jateng, Jumat (8/6).

JawaPos.com - Memasuki H-7 Lebaran, sejumlah pemudik sudah tiba di Solo. Salah satunya di Stasiun Balapan Solo, Jawa Tengah (Jateng). Para pemudik memilih pulang lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas.


Salah satu pemudik dari Jakarta, Indra, 34, mengatakan, mudik lebih awal lebih sepi dibandingkan saat mudik mendekati Lebaran. Terlebih untuk libur Lebaran tahun ini juga lebih panjang dibandingkan tahun lalu.


Sehingga waktu liburan di kampung halaman akan bisa lebih lama. "Kemarin pas cari tiket dapatnya tanggal ini. Kebetulan bisa pulang lebih awal," terang pria yang merupakan warga Mojogedang, Karanganyar, Jateng, Jumat (8/6).


Indra menambahkan, sebenarnya tempatnya bekerja di Jakarta belum memberikan libur. Namun karena harus pulang sesuai tiket yang dimiliki, maka perusahaannya memberikan dispensasi. Dia pun bisa membawa istri dan kedua anaknya pulang ke kampung halaman. "Kalau sebenarnya masih masuk hari ini, tapi diberikan izin jadi bisa pulang," ungkapnya.


Hal yang sama diungkapkan Mayang,19. Mahasiswa asal Palangkaraya itu mengaku memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan penumpang kereta.


Mayang tiba di Solo dan akan melanjutkan perjalanan ke Palangkara ke dengan pesawat. "Ini memang sengaja memilih pulang awal. Biasanya kalau mendekati lebaran pasti ramai," ucapnya.


Sementara itu, Kepala Stasiun Balapan Suharyanto mengatakan, di hari ketiga arus mudik atau H-7 sudah terlihat peningkatan penumpang yang turun di Stasiun Balapan. Pemudik yang datang ke Stasiun Balapan di antaranya dari Jakarta dan Bandung. Untuk angkutan kereta dari Jakarta dan Bandung juga sudah menggunakan kereta tambahan.


"Untuk kereta yang dari Bandung okupansi mencapai 87 persen. Kalau dari Jakarta sudah 100 persen. Untuk kereta tambahan dari Bandung yakni Lodaya tambahan. Sedangkan dari Jakarta adalah Argolawu," ucapnya.


Soal puncak arus mudik di Stasiun Balapan, Suharyanto menyampaikan bahwa untuk penumpang kereta tidak ada puncak jumlah penumpang. Karena kenaikan penumpang tergantung pada banyaknya penumpang yang turun di stasiun. "Ya tergantung nanti banyak penumpang yang turun di Jogja atau Solo, " tandasnya.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore